Review film W : Sisi Lain Dunia George W bush


sinopsis: film ini berkisah tentang perjalanan kehidupan dari mantan presiden amerika, George W Bush. lebih tepatnya ini seperti sebuah biografi dari presiden ke 43 Amerika Serikat itu. dimana ditunjukkan cerita kehidupannya, lalu kisah percintaanya sampai keinginannya untuk menjadi atlet bisbol, lalu kisah tentang kakaknya *kalau ga salah* yang kacau balau.. sampai soal perang iran. dibahas dalam waktu hampir 2 jam.

secara sinopsis nampaknya emang film ini cukup bagus dari segi cerita.. tapi mungkin hanya bagi yang ingin mengetahui bagaimana sebenarnya Bush itu sendiri.. sisi lain dari dia, sisi politiknya yang mungkin malas untuk dibaca, lebih enak nonton. tapi bagi yang sudah tahu kebejatan anak dari george bush itu, kayaknya bakal anti banget buat nonton ini.. karena di film ini, sebenarnya tidak menunjukkan kebaikan-kebaikan dari bush, cuma menunjukkan bush yang sebenarnya itu bagaimana.

kalau selama ini kita berpikir george w bush selalu berhubungan dengan masalah terorisme, masalah perang iran, dan lain-lain. memang tidak disalahkan di film ini. memang di tunjukkan kebejatan bush. betapa dia berpikir, kalau iran dikuasai Amerika, berarti 40-70% minyak dunia ada di tangan Amerika.

namun tidak hanya pekara itu saja yang dipertontonkan. ada hal lain yang mungkin tidak diketahui oleh orang awam yang ogah mencari tahu tentang sejarah Bush sendiri, yang membuat kita kaget..

saya pribadi tidak mengetahui pasti apakah film ini memang dari kisah nyata dari bush atau hanya dari beberapa sumber saja. karena selama dua jam itu, kita tidak menemukan saksi mata, atau mungkin bush sendiri yang bercerita tentang sebuah peristiwa yang sedang dijadikan adegan. seperti yang kita temukan di film frost/nixon yang mempertontonkan saksi di saat debat antara frost dengan richard nixon.

itu menjadi titik kelemahan dari film ini dimana film ini seperti hanya sebuah dongeng yang membuat kita tidak bisa merasa berada di film itu. padahal ini benar-benar seperti biografi dari bush. penuh dengan catatan hidup dari bush.

kalau dibilang benar-benar seperti dongeng sebenarnya tidak, karena ada satu dua adegan yang mempertontonkan pidato bush, lalu demo tentang teroris dari warga amerika yang membuat kita masuk sesaat di film itu.

akting josh brolin di film ini juga terhitung bagus. walaupun sebenarnya dia takut untuk memerankan jadi mantan orang no. 1 di amerika itu. tapi dia sangat cocok berperan. walaupun gesturnya tidak menunjukkan sesuatu yang spesial dari bush. selain brolin ada lagi Elizabeth Banks yang memerankan tokoh Laura Bush juga ya lumayan. dan lucunya film ini juga akan menampilkan sejumlah bintang yang memerankan ikon-ikon pemerintahan seperti Donald Rumsfeld, Tony Blair, Vladimir Putin, hingga Saddam Hussein.

penilaian akhir soal film ini menurut saya cukup bagus, menarik dan cocok untuk dikoleksi.

7.5 dari 10

Sabtu Malam adalah….


entah saya mau nulis apa kali ini.. saya juga bingung mau ngomong apa kali ini… mau ngobrol soal ariel peterporn membosankan karena sangat membuktikan bahwa orang2 yang berada di belakang management para artis adalah orang2 kurang pintar..

buktinya mereka memecat secara sepihak, padahal polisi sendiri belum menentukan mereka tersangka.. dimanakah perkataan praduga tak bersalah??? di sampah adanya buat mereka.. hanya karena alasan takut ga laku karena kasusnya masih berlangsung, mereka melupakan praduga tak bersalah..

mau nulis soal piala dunia, saya ga suka piala dunia.. alasan saya pasti bikin anda ngakak bukan kepalang.. jika anda tertawa, anda masuk dalam daftar ke 1001 dari semua orang yang bertanya kepada saya soal piala dunia…

alasan saya ga suka sama piala dunia hanya karena tidak ada indonesia.. jujur saya bukan pecinta sepakbola indonesia… dulu sempat suka sama persik kediri.. sekarang sudah ga ada yang disuka..

padahal kalau anda tanya, saya suka sepakbola atau tidak saya akan jawab saya suka.. saya suka tim AC MILAN.. tapi saya ga suka sama piala dunia… dilarang tertawa…

mau nulis soal apa ya??? entahlah.. saya bingung…

mari bicara saja soal satnite… bagaimana?? pas sekali sama malam dimana saya menulis postingan ini… tersungkur di tengah2 kamar, dengan kasur empuk, dua bantal pengganjal punggung saya, dan tangan yang menjelajahi keyboard tanpa perlu mata melihat…

saturday night atau bahasa gawulnya satnite atawa bahasa menengah kebawahnya malam mingguan adalah sebuah malam dimana pasangan kekasih muncul ke permukaan… waktu dimana taman2 kota dipenuhi oleh pedagang2 kaki lima, waktu dimana lampu temaram akan sangat terang sampai pukul 00:00

mari kita preteli istilah saturday night, malam minggu dan banyak lagi istilah untuk menyebut malam ini.. satnite adalah sebuah malam dimana menjadi awal dari pelepasan rasa lelah dalam tubuh setelah membanting tulang mulai dari senin pagi sampai sabtu sore.. secara harfiah menurut saya, karena satnite adalah start awal malam dimana kita bisa melepas lelah, kita bisa sepuas hati untuk memanjakan otak dan tubuh kita dengan bermacam kegiatan… bisa dengan keluar bersama keluarga, keluar bersama teman, atau mungkin cuma bercengkrama sama tetangga kanan kiri,atau cuma menghabiskan waktu dengan bersantai di rumah bersama keluarga…

dan hal diatas sebenar2nya sih hanya untuk yang udah berkelarga, atau semacamnya.. dan sekarang mari kita preteli istilah satnite untuk remaja..

kapan awal mula remaja mulai mematok satnite sama dengan malam untuk memadu kasih??? saya menemukan sebuah perhitungan demikian :
pada jaman entah kapan, ada cukup banyak orang memilih untuk berpacaran (dijodohkan pula mungkin) dengan orang yang sudah bekerja.. nah dari masa itu, orang bekerja jelas ga punya banyak waktu untuk sekedar berpacaran pada weekdays.. dari itu, mereka hanya bisa berpacaran pada saat weekend.. karena mungkin sudah ngebet untuk berjumpa, maka ketika sabtu sore menjelang, mereka sudah bersiap2 guna berkencan… malam menjelang mereka telah berdua2an.. nah hal tersebut menular ke banyak orang.. bahkan sampai pada abad berapa siswa2 pun juga ketularan dengan nikmatnya berpacaran dikala satnite.. hingga munculah satnite sebagai harinya memadu kasih…

kenikmatan satnite hingga akhirnya dipilih sebagai waktu paling indah buat memadu kasih adalah :
1. identik dengan habis gajihan…
2. besok waktu libur
3. membuat diri lelah sekalian, agar besok bisa dipuas-puaskan istirahat.

satnite juga mempunyai kelebihan yang ga bisa digantikan oleh hari minggu sekalipun… waktunya yang sedikit, justru membuat orang berlomba-lomba untuk membuat ketika satnite memutuskan melakukan sesuatu, harus membuat sesuatu yang berkesan.. bahkan kalau ga berkesan bisa ga bisa nyaman tidur.. aneh kan??? tidak… karena sisi psikologis kita yang bicara.. ketika bayang-bayang istirahat panjang seharian muncul dalam otak, kita harus mengumpulkan (membuat) sebanyak2nya waktu yang berkesan… coba lihat diri anda sendiri kalau anda tak percaya..

kalau pun anda berdalih besok pagi (minggu) bakal keluar kota ke puncak gunung, atau ke pantai, pasti ketika malam anda sudah mempersiapkan diri entah itu packing, atau apapun agar besok semakin mantap…

satnite ini entah merupakan budaya asli indonesia atau emang di luar sana juga ada, saya kurang tahu… karena percuma kalau saya ngobrol panjang lebar diluar sementara sumbernya ga valid..
mungkin buat yang punya informasi soal satnite di luar negeri, silahkan share juga di mari…

Review Film Milk. If a bullet should enter my brain, let that bullet destroy every closet door.


sinopsis: ceritanya sih soal perjuangan seorang gay yang ingin agar ia dan orang2 seperti mereka tidak didiskrimanasi oleh pemerintah kota sekitar. dan cara yang ia gunakan adalah dengan mencalonkan diri untuk menjadi supervisor di kota san fransisco. dan cara yang ia gunakan dalam usahanya tersebut adalalah dengan memulai dari sebuah toko kamera di jalan yang namanya castro.

yah dari ceritanya akan ada satu hal yang pasti ada yaitu: gay dan sejenisnya. dan yah memang tepat. film ini memang penuh dengan cerita soal gay, lesbi yang tidak pernah dianggap, bahkan dianggap orang berbahaya bagi orang di san fransisco waktu itu.

film yang berdurasi 2 jam 15 menit (kalau ga salah lihat ya) benar2 sebuah film yang dahsyat menurut saya.. ini film memberikan pencerahan kepada kita bahwa mereka (kaum gay dan lesbi) tidak aneh.. mereka tidak gila.. mereka hanya mengalami sesuatu hal yang berbeda dari kita orang biasa.. dan mereka juga bisa sukses walaupun keadaan mereka demikian.. buktinya ditunjukkan oleh milk.. bahwa walaupun dia gay, dia mampu masuk menjadi supervisor di san fransisco. namun jika anda ingin merubah pemikiran bahwa antara gay dan banci sama rata mungkin jawaban itu tidak anda temukan di film ini… karena film ini memang sebuah film dari kisah asli dari Harvey milk sendiri..

film ini punya durasi yang panjang.. namun jika anda tidak eneg dengan kelakuan para gay dan lesbi di film ini, anda tidak akan menilai film ini terlalu lama hingga membosankan… apalagi jika melihat sean penn yang berakting sangat mantap, hingga banyak yang bilang kalau sean penn membuat pecinta harvey milk melihatnya hidup kembali karena kedahsyatan aktingnya.. saya pribadi tidak bisa memberi komentar apakah memang sampai segitunya, atau itu hanya ungkapan perasaan kehilangan yang mendalam terhadap pahlawan kaum mereka.. karena saya sendiri pada waktu milk hidup saya belum jadi apa2..

masih soal akting, akting pembantu di film ini juga ga kalah… yang saya nilai paling dahsyat adalah seorang diego luna. dia mampu menjadi gay yang benar2 hebat.. (terlepas dia gay beneran atau hanya akting) dia juga mampu menghidupkan kembali seorang jack yang notabene adalah kekasih kedua milk yang manja, tak mau sendiri, dan khas cewek yang manja.. bahkan ketika perdebatan masalah jam 1/2 6 dan jam 6 itu diego luna benar2 bagus aktingnya…

kedahsyatan film ini juga ga bisa dipungkiri kehebatannya hanya karena kehebatan sean penn doang, tapi juga reputasi yang bagus dari gus van sant. dia mampu mencampur adukkan cuplikan2 lama soal milk, cuplikan soal hari gay sedunia, sampai iklan ratu jeruk yang membuat saya ga bisa berhenti ngakak setiap kali nonton… memang hal yang demikian itu wajib ada di sebuah film dari kisah nyata, karena untuk menambah feel penonton yang ga pernah kenal dengan yang difilmkan.. (seperti saya yang ga pernah tahu milk sebelumnya..) tapi saya benar2 salut dengan usaha mengambil berita soal anak2 bakal tertular jika gurunya gay.

ada kelebihan, ada kekurangan.. kekurangan saya temukan di film ini hanya dari segi terlalu kakunya dan kurang mendalamnya mengorek karakter dari dan white.. seharusnya dia juga punya karakter menghujat gay dan lesbi yang lebih mendalam dari yang ada di film itu… dan lagi, kurang di eksposnya milk ketika menjadi supervisor..

sekedar info, bahwa milk tidak melulu memperjuangkan pekara gay dan lesbi. sebenarnya dia berada di jalur orang2 yang terdiskriminasi oleh pemerintah…

cuma memang orang melihat dia gay, jadi sepertinya hanya memperjuangkan kelompoknya…
mau bukti???? buat yang sudah nonton baca di bawah ini. jika belum, mending nonton dulu.. pasti tahu
——————————————————–
spoileeerrrr
waktu hari gay sedunia, dimana itu pidato milk setelah jadi supervisor, pembaca berita berkata bahwa yang ada di parade itu tidak hanya gay dan lesbi, tapi chinesse people, dan orang2 minoritas lain..
———————————————————
dan jangan lupakan satu kata yang benar2 harvey milk banget….

“If a bullet should enter my brain, let that bullet destroy every closet door.”

huuuuuyyyyeeeehhh…

Kado Ulang Tahun Surabaya dari bond chan


tulisan ini saya persembahkan untuk kota saya tercinta yang berulang tahun di hari ini yang ke 717 .. dan inilah kado dari seorang bocah ingusan berusia 19 tahun, untuk kotanya yang tercinta, untuk kotanya yang indah tiada tara, untuk kotanya yang selalu menerima injakan kakinya, teriakan suaranya, hasil pemikirannya, dan sampai hasil perutnya.. semoga dengan kado yang indah dari saya ini, kota saya akan jadi jauh dan jauh lebih indah dan lebih tepat dari sebelumnya… terutama menjelang pemilihan calon walikota dan wakil wali kota…

PIOS yang merupakan singkatan dari Pasar Induk Osowilangun, sebelumnya sudah pernah saya bahas di postingan saya terdahulu.. walaupun masih berupa bentuk kasar dan juga masih berbentuk opini ba-bi-bu, tapi untuk sekedar semakin membuat kita mengerti tentang tulisan saya kali ini boleh anda buka kembali postingan saya berjudul : PIOS, ayo berjualan bareng truk dan tronton. mau?? di situ saya telah memberikan gambaran kecil dari kerasnya pasar tersebut.. tanpa ada penelitian berupa keadaan kita dalam perjalanan ke sana, tanpa ada penelitian berapa jarak tempuh bagi seseorang dengan jarak 500 meter dari pusat kota surabaya itu berapa, dll.. nah kali ini saya akan wejawentahkan, akan saya muntahkan, serta saya jabarkan secara jelas sejelas2nya betapa sadisnya pemerintah kota Surabaya yang akan mengurangi populasi manusia di Surabaya dengan jalan merelokasi semua pasar untuk dipindah ke PIOS.. selamat membaca

pasar induk osowilangun adalah sebuah pasar yang terletak di pucuk kota surabaya.. seperti yang sudah saya jelaskan di postingan sebelumnya, dimana jalanan di sekitar pasar ini PENUH SESAK oleh berbagai macam truk, tronton, trailer, dan sekawanannya.. untuk lebih jelasnya anda bisa lihat peta daerah tambak osowilangun dimana jadi wilayah PIOS surabaya.. http://maps.google.com/

bisa anda lihat, jika anda ikuti jalur jalan tambak osowilangon sampai romo kalisari, terdapat sebuah sungai, nah sebelum sungai pas disitu ada sebuah bangunan pasar modern… namun sayangnya di google map tidak terlihat ada sebuah bangunan.. nah disitulah letak Pasar Induk Osowilangon..

jika anda orang surabaya, anda boleh menarik sebuah garis menuju rumah anda sebagai bukti berapakah jarak dari rumah anda ke PIOS.. kalau anda bukan orang surabaya mari ikuti saya..

_________________
tulisan ini hanya sebuah generalisir sebuah permasalahan jarak, jadi kalau anda sebagai orang surabaya, boleh melewati tulisan berikut ini…

oke kita mulai.. pertama anda sudah menemukan dimana letak PIOS bukan??? sekarang anda tarik peta ke belakang ke arah jalan greges.. lanjut sampai jalan gresik.. lalu belok putar balik ke arah jalan perak barat dan ketemu jalan perak timur, kemudian tembus jalan rajawali, dan belok kanan ke jalan meliwis lalu ketemu dengan jalan pahlawan dengan tugu pahlawan sebagai icon kota surabaya… dari jalan pahlawan anda ikuti jalur kiri menuju ke jalan keramat gantung.. lalu tembus jalan gembongan.. lalu lurus terus dan tembus jalan tunjungan yang jadi icon anak muda surabaya bahkan sempat ada lagunya… lalu kita berhenti di jalan basuki rahmat..

coba dari jalan basuki rahmat anda putar ke belakang menuju ke PIOS lagi, secara gelap anda bisa berpikir sendiri betapa jauhnya PIOS dengan hitungan rumah anda berada di jalan basuki rahmat sebagai pusat kota surabaya..

NB: pemilihan basuki rahmat hanya melalui sebuah hitungan gelap bahwa tunjungan plaza adalah pusat kota surabaya.. dan semua tanpa ada perhitungannya
—————————————————

setelah anda tahu baik dari rumah anda (jika anda orang surabaya) dan anda yang telah mengikuti peta saya diatas, anda pasti bergumam tentang satu hal : jauh!!!!!!! sama seperti apa yang saya rasakan.. padahal kalau anda berada di 500 meter dari pusat kota (tunjungan plaza) pasar keputran, pasar peneleh, dan pasar koblen jauh lebih dekat.. kenapa?? karena memang ketiga pasar itu berada di tengah kota.. *silahkan cari dan lakukan start di jalan simo rukun*

oke mulai pada hasil penelitian saya yang saya lakukan pada tanggal : 22 Mei 2010.. pada hari tersebut, saya melakukan penghitungan gelap tentang berapa rentang waktu yang saya butuhkan ketika saya start berjalan dari arah rumah saya menuju ke empat pasar yang jadi permasalah di surabaya.. mari kita mulai..

Pasar Keputran
kendaraan : sepeda motor
kecepatan : 40-60 km/jam (sesuai dengan standard orang yang baru pulang dari kulakan di pasar dengan barang sangat banyak)
pilihan jalan : simo rukun-pacuan kuda-tidar-jalan blauran-jalan praban-jalan tunjungan-jalan gubernur suryo-jalan jenderal sudirman-jalan embong ploso-jalan kayoon.

dari rumah saya, jalan simo rukun 8, waktu yang saya butuhkan guna menuju jalan itu terbilang cukup singkat.. cuma 15 menit lebih beberapa detik.. dengan pemilihan jalan yang cukup melebar.. keadaan jalanan selama perjalanan saya dari rumah menuju pasar keputran semua biasa saja.. hanya mobil, sepeda motor saja yang lalu lalang di wilayah tersebut..
dapat dibilang aman..

Pasar peneleh
kendaraan : sepeda motor
kecepatan : 40-60 km/jam (sesuai dengan standard orang yang baru pulang dari kulakan di pasar dengan barang sangat banyak)
pilihan jalan : simo rukun-pacuan kuda-tidar-jalan blauran-jalan bubutan-jalan tembaan-putar balik-jalan pahlawan-jalan pasar besar-jalan peneleh.

dari rumah saya ke arah pasar peneleh membutuhkan waktu yang sedikit lebih lama.. jumlah waktu yang saya butuhkan adalah 18 menit lebih beberapa detik.. dengan pemilihan jalan yang standard jikalau start anda dari rumah saya.. keadaan jalanan selama dari rumah saya menuju ke pasar peneleh semua biasa.. tidak ada truk, tidak ada tronton dan kawan-kawannya.. namun jangan salahkan saya atas penelitian ini jika ketika nada mencoba penelitian ini anda akan menemukan truk di perjalanan ke pasar peneleh.. namun truk tidak akan sangat parah.. paling cuma satu atau dua saja..
dapat dibilang aman…

Pasar koblen
kendaraan : sepeda motor
kecepatan : 40-60 km/jam (sesuai dengan standard orang yang baru pulang dari kulakan di pasar dengan barang sangat banyak)
pilihan jalan : simo rukun-pacuan kuda-tidar-jalan blauran-jalan bubutan-jalan pringadi

dari rumah saya ke pasar koblen terbilang yang paling mudah dicapai… selain memang cukup dekat dari rumah saya, juga jalanannya sangat sangat jarang untuk perhitungan adanya truk.. kecuali malam hari…
dapat dibilang aman…

Pasar Induk Osowilangon
kendaraan : sepeda motor
kecepatan : 40-60 km/jam (sesuai dengan standard orang yang baru pulang dari kulakan di pasar dengan barang sangat banyak)
pilihan jalan : simo rukun-pacuan kuda-tidar-jalan tembok sayuran-jalan kalibutuh-jalan demak-jalan gresik-jalan kalianak-jalan greges-jalan tambak osowilangon.

inilah pasar yang jadi pusat permasalahan kita dari tadi.. sebuah pasar yang jarak dari rumah saya jauhnya bukan main, belum lagi ada permasalahan dengan truk dkk membuat PIOS sangat panas bak neraka… keadaan selama saya melakukan perjalanan dari rumah ke PIOS terbilang tak jauh2 dari yang namanya trailer yang berjajar mulai dari jalan demak.. waktu yang saya butuhkan untuk sampai ke PIOS pun 34 menit.. sudah termasuk truk yang membuat macet dari jalan gresik sampai jalan greges.. setelah itu, jalan tambak osowilangon tronton-tronton mengamati dengan mata tajam tindak tanduk kita dijalanan, dan siap untuk menggilas kita dari ujung rambut sampai ujung kaki..

inilah gambaran penelitian yang saya lakukan guna menggambarkan betapa pedihnya pasar2 diatas jadi korban dan direlokasi ke PIOS.. dengan ramainya truk-truk, tempat yang jaaaaauuhh dari sebuah tempat yang hanya 500 meter dari pusat kota.. anda sendiri juga sudah saya berikan gambaran sebelum ketiga pasar diatas di relokasi ke PIOS.. dan anda pasti sangat setuju dengan yang saya katakan bahwa memang pemerintah surabaya sangat gila dengan memindahkan semua pasar ke PIOS.. saya tidak peduli apakah ada unsur takut rugi yang dilakukan oleh pihak PIOS sehingga menodong pemerintah agar gimana caranya pasarnya bisa laku, tapi yang jelas relokasi ini adalah tindakan yang gila!!!

saya kasihan sekali dengan pedagang yang akhirnya mau tak mau harus pindah ke PIOS.. walaupun saya ketika itu tidak memutuskan untuk masuk ke dalam PIOS karena waktu yang tidak mencukupi, tapi anda sendiri jelas sangat bisa merasakan bagaimanakah jika anda setiap pagi harus bercengkrama dengan tronton dkk guna mencari sesuap nasi..

anda boleh menilai saya yang gila karena tidak suka mempunyai kota yang indah, tapi jika anda tahu, bahwa keputran, koblen, dan peneleh bukanlah pasar yang mengganggu keindahan kota.. bahkan untuk keputran yang dijadikan kambing hitam utama, sebenarnya tidak seberapa mengganggu.. karena keberadaan mereka yang menepi ke dalam.. cuma memang menutup akses jalan ke dinoyo saja.. tapi toh ga seberapa mempengaruhi arus lalu lintas..

alasan keindahan kota bukanlah alasan yang bagus guna menggusur mereka ke PIOS… saya setuju kalau mereka direlokasi, namun alangkah baiknya lihat tempatnya juga.. apakah sudah tepat?? jangan gara2 todongan dari pemegang saham PIOS lalu mengorbankan nyawa orang-orang yang hanya berniat mencari sejumput nasi…

cukup sekian kado terindah yang saya berikan buat kota saya tercinta.. semoga kado ini bisa dibaca oleh pemerintah kota surabaya dan jadikan ini sebuah kado dari saya : danto adista prakosa mahasiswa bahasa jepang UNESA untuk kota saya yang paling paling paling saya cintai ini..

selamat ulang tahun kota surabaya ku tercinta… semoga semakin tua usiamu, kau semakin indah dan semakin menjadi kota bisnis terbesar di negeri ini… amiinnn…

tertanda : danto adista prakosa