MASA DEPANKU DI UJUNG TANDUK


hari2 terus berganti..
membuat orang menanti juga terus terjadi..
saat malam aku pun mengerti..
bahwa kini aku bakal mati…

di ujung dari segala ujung tanduk teruncing di dunia
ku arungkan harga diriku dengan penuh duka
dengan kebingungan yang tiada tara
dan dendam serta kegagalan yang mendera

ingin aku bangkit dari semua ini..
mencari cara membuat mimpi ini
bisa minimal merangkak menjajaki dunia ini
walaupun perih harus kami hadapi
saya siap berdiri di posisi ini

toh ketika kami gagal
aku tak akan menjadi pecundang pemakai martil
yang bisa memukul
ketika dia memikul
sebuah amanat yang menjadi sampul
dari harga dirinya

ya tuhan
berikan aku kesempatan
bahwa manusia sampah (seperti aku) pun
bisa membuktikan
bahwa dia mampu menghubungkan
manusia pintar yang dia dapatkan
dengan orang yang membutuhkan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s