Kebodohan Atau Hanya Kecelakaan Dari HTI Surabaya???


Kemarin pada hari rabu, tepat ketika indonesia merayakan hari terpenting dalam sejarah pembentukan negara ini dimana hari tersebut diperingati sebagai hari pahlawan terdapat sebuah kelompok keagamaan yang entah mereka melakukan kecelakaan atau memang melakukan kebodohan dalam demo mereka. Kejadian tersebut dilakukan oleh HTI cabang Surabaya yang melakukan demonstrasi di depan Konjen Amerika di wilayah jalan dr Soetomo.  Karena yang berdemo adalah HTI dan lokasi demo berada di tempat perwakilan Amerika di Surabaya sudah barang tentu kita tahu apa yang mereka demo. ya, tak lain tak bukan adalah kehadiran orang no. 1 di negara tersebut, yaitu Barack Obama.  Sebenarnya tak berbeda dengan demo HTI atau kawanannya yang selalu mendengung-dengungkan untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam dan ditambah kehadiran OBAMA yang begitu dibenci oleh kelompok tersebut, namun yang berbeda dari demo di tanggal 10 November 2010 kemarin itu adalah tulisan besar, yang diangkat-angkat oleh anggota HTI yang ikut berdemo disitu. Untuk anda yang tidak tahu tentang tulisan apa yang terpampang di demo tersebut “Tolak Obama, Presiden Negara Penjajah” (sumber : http://hizbut-tahrir.or.id/2010/03/14/hti-jatim-demo-tolak-obama/) dan terdapat satu tulisan yang sangat membuat saya terpingkal sampai hampir menabrak trotoar di dekat mereka berdemo. tulisan tersebut adalah : “tolak kedatangan obama”.  *silahkan jika anda mau tertawa sejenak*😀

Sebuah tulisan yang begitu mengocok perut di siang bolong yang panas, begitu menjadi hiburan luar biasa buat saya kemarin rabu tersebut. Tentunya anda mungkin juga akan tertawa terbahak-bahak akan tulisan tersebut. Dan apa yang saya katakan tentu bukan sebuah kebohongan, kalau anda mau mengecek boleh cek di sumber yang saya temukan eksklusif di web resmi HTI.  Sebuah kekonyolan yang membuat saya tak henti tertawa adalah betapa bodohnya mereka memajang tulisan macam itu, dan dicetak puluhan lembar, dan tulisan itu begitu besar hingga bisa dibaca dengan jelas oleh orang yang lewat di jalan tersebut. Yang menjadi pertanyaan adalah : kenapa mereka memutuskan menolak kedatangan Obama, padahal waktu itu Obama telah berangkat ke seoul untuk menghadiri rapat G-20?  Boleh lah kita berpositive thingking dulu kepada mereka. Mungkin saja, mereka kecelakaan waktu menyerahkan coret-coretan ke percetakan hingga akhirnya tulisan tersebut yang muncul. Atau HTI Jatim sudah kehabisan uang, jadi mungkin spanduk yang sudah dipakai berdemo sebelum Obama datang dipakai lagi pada hari tersebut. Apakah salah? tidak tentunya. Tapi apakah hal tersebut merupakan sebuah kebodohan? Anda yang memutuskan sendiri. Saya lebih suka menertawakan saja, agar lebih awet muda hidup saya..😀

Setelah kita berpositif thingking soal kecelakaan dari HTI, ga ada salahnya juga kita menerka apa yang sebenarnya terjadi pada mereka ketika demo. Sebuah demo HTI pada hari rabu kemarin tersebut merupakan salah satu yang paling parah dan paling kacau sejauh saya mengenal demonstrasi. Sebuah kesalahan yang justru membuat mereka terlihat tolol, bego, dan apapun kata yang mungkin pantas diucapkan untuk mengungkapkan isi otak mereka. Mungkin buat anda yang tidak tahu letak dari konjen Amerika, anda tidak akan tertawa karena anda tidak mengetahui betapa ramenya lalu lintas di sana di setiap jam manusia normal Surabaya hidup.  Jl Dr Soetomo adalah sebuah jalan yang paling sibuk setiap harinya di Kota pahlawana saat ini. sebuah jalan yang hanya cukup dimasuki oleh 3 mobil (tanpa sepeda motor) ini adalah satu2nya akses tercepat menuju Surabaya bagian timur jika anda berada di Surabaya barat. Nah, dengan jumlah kendaraan yang bisa ditampung jalan itu, disanalah letak konsulat jenderal Amerika berada. Dan disana pula lah HTI berdemo sambil melakukan ‘lawakan’ konyol mereka menolak kedatangan Obama yang padahal sudah pulang sebelum mereka sampai di Konjen Amerika.

Sekarang kita berpikir sejenak, Obama sudah keluar dari Indonesia dan HTI datang-datang ke depan Konjen Amerika sambil membawa sebuah poster bertuliskan “Tolak kedatangan Obama” atau “Tolak Obama, Presiden Negara Penjajah” sambil ditonton oleh +/- 30 mobil dan 20 sepeda motor per 100 detik!!!! Apa yang bisa anda ungkapkan soal jokes mereka? ya, tentunya sebuah ungkapan yang sama seperti yang akan saya ungkapkan..

Karena kebodohan tersebut,  media cetak di Surabaya pun sampai enggan untuk memasang berita demo mereka.  Buktinya, anda bisa membeli koran tertanggal 11 November 2010 yang beredar di surabaya, dan anda tidak akan menemukan satu koran pun yang menampilkan berita kebodohan HTI tersebut. Karena jelas untuk apa mereka memasukkan berita yang ga bermutu macam ini? Apalagi kalau ini dijadikan berita, jelas tidak akan menaikkan rating penjualan mereka ketimbang memajang berita tentang merapi atau tentang banyaknya kata dalam bahasa Indonesia yang diucapkan oleh Obama dalam pidatonya. Dan setelah saya membuka salah satu web radio paling terkemuka di surabaya, saya baru menemukan berita tentang jokes HTI. Dan disitu pun ditulis dengan judul yang lucu.  “Obama Sudah Pulang, HTI Masih Demo Tolak Obama”. (http://kelanakota.suarasurabaya.net/?id=1d0d12a7302ff2db1cd502f2e05a5ec2201084765)

Sebuah hal atau sebuah kejadian atau sebuah bentuk peristiwa apapun di dunia ini, tentunya mempunyai sebuah pelajaran yang bisa dipetik. Termasuk jokes sempurna dari HTI yang berdemo di hari rabu kemarin tersebut. Dari jokes tersebut,  kita bisa mendapatkan pelajaran, bahwa tahan lah emosi yang kita punya semaksimal mungkin. Jangan sampai emosi itu terlalu meluap-luap, apalagi sampai diungkapkan ke muka umum hingga akhirnya sebuah kesalahan yang fatal pun tidak bisa dilihat oleh +/- 100 orang (anggota HTI yang ikut berdemo) yang bertanggung jawab terhadap tulisan mereka tersebut. Akhir kata untuk HTI, mungkin anda bisa belajar bahasa indonesia yang benar plus jangan lupa satu hal lagi : Berlangganan koran sekarang murah lho…  wassalam

25 thoughts on “Kebodohan Atau Hanya Kecelakaan Dari HTI Surabaya???

  1. wakakaka, “Berlangganan koran sekarang murah lho…” malah kalo koran online itu bisa GRATIS… TIS, tapi mungkin mereka takut kalo internet itu udah dikuasai oleh AMERIKA DAN ISRAEL, wakakakkakaka!

    • yah mungkin itu adalah cara mereka mendapatkan kader… *tepuk tangan*

      terima kasih udah mampir di dunia bond chan.. sering2 mampir di dunia bond chan ya…😀

  2. Hahaha….. Sipp….
    Kasihan juga ya temen2 kita yg pada demo. Emang ga cape apa,,,ckckck.. cz belum tentu didengar juga sama para penguasa cz demo itu dianggap wajar oleh para penguasa edan. Hehehe.. Jadi mereka anggap angin sepoi2 yg berlalu aja. Klo diajak diskusi sih insyallah didengar oleh para penguasa. Itung2 biaya lebih irit bro.

    • klo spengetahuanku sih….mereka itu kgiatannya bkn hanya Demo lho……krna klo msalkan kt mau brfikir kritis mereka tidak akan mendapakan masa (untk berdemo kmdian yang mndukung ide2 HT) diperoleh dngan cara Demo…tp mreka itu jg melakukan usaha2 yang seperti anda ktakan(face- to face,diskusi)….klo kt liat ulama2, pengusaha2,mhasiswa2 itu awal mula begbung bkn krna adanya DEMO tapi DISKUSI ISLAM yang continew…jgan dikira mreka DIAM maz2….klo mreka Diam g mngkin HT mndptkan Massa yang luar biasa spti itu.

      • saya kan ga bilang kerjaan mereka hanya demo dan demo??? saya cuma mengomentari salah satu demo mereka saja..😀 dan sebagai tambahan, HTI mendapat banayk massa salah satunya dari selebaran Al Islam juga bukan??? saya suka membaca tulisan di Al Islam yang biasanya ditempel di mading kampus saya lho..😀

  3. antum2 semua gmana sihh,yg penting mereka mengingatkan umat,apa salahnya. mo obama pulang ke ,maw blum pulang kek yg pentig mereka menyadarkan umat, termasuk antum!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    • ga salah.. dan saya juga ga menyalahkan.. cuma lucu aja dengan telatnya tindakan mereka..😀

      dan tolong kalau mau mengingatkan umat jangan banyak melawak.. bolehlah serius tapi santai, tapi jangan serius sambil melawak..

      • oalah…mazzz… smpeyan iku kok lucu ya!

        klo mnurut saya sih…..telat itu ga masalah dr pada ga sama sekali…
        malah umat ga sadar2 klo obama dan anteekz2nya si yahudi itu penjajah sejati…….
        kasian mereka maz klo truz diejek….bokz ya sesama muslim tdak ejek-ejekan spti itu….kasih support gtu!sesama umat islam jg kn….sampeyan kan jg mngkin jg pny salah ,kan wong namanya jg manusia berbeda dgan Tuhan. salah itu wajar toh nantinya akan ada evaluasi..bgtu kn?

        oy masalah persepsi itupun jg beda2,mungkin anda bs sja mngatakan serius sambil melawak…..tp orang lain(yang seliweran dgan kendaraan masing2) itu saya rsa tdak smuanya akan pny persepsi sprti itu…dan persepsi yg smpeyan maksud itu blum jg sma dngan maksud tlisan yang Dsampaikan HT sbnarnya…..Tq..afwan!

        • ane stuju sama ente gan,,
          kebetulan sobat ane ikut waktu demo yang dimaksud si empunya blog. dan yang ane tau, isi demo mereka bukan hanya menolak kedatangan obama. lebih dari itu mereka ingin menyadarkan masyarakat ttg bahaya rezim liberal yg sudah banyak menyengsarakan muslim. mereka juga gak pernah berharap diliput media dalam bentuk apapun.
          yah ini sih kebebasan interpretasi, kalo yg punya blog bilang kejadian ini sbg lawakan. tapi setidaknya jangan pengaruhi masyarakat untuk ikut menertawakan. ada baiknya kalo postingan ini ente tambahin dg materi demo yg disampaikan HTI. ente jgn jadi bloger bodoh. menyampaikan sesuatu sepotong2 saja.

          • mungkin anda perlu membaca tulisan saya lagi.. bahwa hanya ada satu media yang meliput demo ini.. lalu kalau sudah begitu, siapa yang salah jika saya tidak mengerti isi demo mereka???

            dan dari awal tulisan ini sebenarnya kan hanya membahas masalah telatnya demo HTI surabaya ini, dan emosi berlebih mereka sampai2 mereka lupa membaca berita hari itu, bahwa pukul 10.00 WIB Obama sudah terbang ke seoul..😀 itu saja intinya…

        • sebenarnya telat ga masalah, tapi terlihat disini dan tolong dibaca ulang inti dari tulisan saya, bahwasanya saya menyarankan kepada HTI surabaya untuk lebih menahan emosi mereka, agar tidak terjadi kecelakaan yang akan merusak citra mereka di mata masyarakat.. dan anda tolong jangan terbawa emosi juga untuk berkomentar, sampai2 anda hanya mengekspose ejekan saya saja..😀

          ngomong masalah persepsi masyarakat, saya sempat bertahan di taman dekat tempat mereka berdemo tersebut sekitar 30 menit, cukup banyak orang juga orang yang berulang kali membunyikan klakson… ditambah dengan bukti dari salah satu (mungkin satu2nya) media yang memuat berita demo ini, yang sempat mewawancarai orang yang kebetulan melewati jalan dr soetomo.. dan terbukti, orang tersebut malah merasa terganggu.. mungkin anda bisa memberikan bukti valid tentang orang yang tidak merasa terganggu dengan demo yang terlambat tersebut?

      • berita sedikit, mbak Winda, KonJen AS berencana secara diam2 mengadakan ‘pembinaan wawasan’ terhadap mahasiswa UNAIR hari Jumat 16 Desmber ini di Lt 3 Perpus Kampus B. Meskipun acaranya TERBUKA UNTUK UMUM, tapi tidak satupun undangan atau publikasi acara ini. Mahasiswa yang diharapkan datang kebetulan punya core mantan siswa-siswi pertukaran pelajar ke AS.
        Isinya? Mereka ingin berbicara tentang Anti Terorisme dan masalah Keamanan Internasional. Yang datang staf ahli langsung dari Washington.
        selama masih bersikap akademis dan santun, jangan takut datang. Di dalam situ ada ‘simpatisan’ kok.

  4. mungkin sampean yg gendeng or kurang pandai pikirannya Bro…
    kalopun orang yg ditolak itu sudah datang, apakah kita tdk boleh untuk tetap menolaknya sbg bentuk aksi agar orang2 yg kita tuju tahu bahwa kita menolak.
    misal suatu UU sdh disahkan, apakah kita tdk boleh demo menolak UU tersebut?
    sebuah penolakan tidak melihat itu belum terjadi ataukah sudah terjadi karena penolakan adalah sebuah sikap.

    sebaiknya sebelum anda membodohkan yang lain, pandaikan dulu diri anda dalam memahami sesuatu.

  5. lagi-lagi tidak membaca dengan lengkap.. kan saya sudah bilang, alangkah lebih bagus lagi kalo menolak saat belum datang kan??🙂

    kalo mau bandingkan sama pendemo RUU, ya jelas ga sama dong dengan kelakuan HTI ini.. karena mereka (pendemo RUU) sudah mendemo saat UU itu menjadi RUU. Kalo HTI mau disamakan dengan mereka, harusnya sebelum datang sudah didemo, setelah datang (atau setelah pulang) didemo juga.. itu baru boleh disamakan dengan pendemo RUU…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s