Solusi Penolakan Tol Tengah Kota


Setelah sukses menampar mahasiswa di Surabaya dengan tulisan saya berjudul : “Mahasiswa Harus Kritis” Hanya Ucapan Saja!!!! sekarang saya mau mulai masuk pada inti solusi dari tol tengah kota yang sesungguhnya. Jarang-jarang nih saya maen solusi, biasanya cuma ngomongin hal yang ga diomongin orang.. 😀 Yah semoga solusi ini adalah solusi yang ga pernah terpikirkan oleh banyak orang.. Biar dunia bond chan tetap menjadi trade mark pemikiran yang mendasar… 😀 oke saya mulai..

Tol tengah kota memang sudah banyak dibahas oleh orang yang berdomisili di Surabaya. Bahkan sebelum berita ini ramai seperti sekarang, kasus ini pun sebenarnya sudah sempat ramai. Keramaiannya bisa dikatakan dimulai dari ancaman dari kemen PU ke walikota Surabaya Tri Risma jika tol tengah kota tidak direalisasikan. Cerita berlanjut dengan persetujuan dari DPRD Surabaya soal pembangunan tol tengah kota yang menurut banyak orang justru semakin membuat macet kota surabaya. Dan cerita terbaru adalah warga daerah ngagel enggan menjual tanahnya untuk pembangunan mega proyek 9T rupiah tersebut. Sudah banyak penolakan, meskipun mahasiswa sepertinya hanya diam saja. Tidak sedikit juga solusi diutarakan untuk penolakan tersebut. Tapi ada yang berpikir tentang sebuah solusi baru? Solusinya adalah : rame-rame kita ajak pemilik 4500 rumah yang bakal tergusur dari istananya demi pembangunan yang sangat tidak perlu tersebut.

Sebuah tol selalu membutuhkan lahan untuk membangun. Seperti kita tahu, lahan di bumi ini hanya nol koma sekian persen saja yang tidak dimiliki secara hukum oleh umat manusia di bumi ini.  Oleh karena itu, untuk membangun tol sejauh aloha sampai perak jelas membutuhkan lahan yang sangat banyak yang jelas hampir semuanya sudah dikuasai oleh manusia dan disahkan secara hukum. Nah, karena pemilik memiliki kekuatan hukum atas lahan yang mereka punya dan tentunya hukum pun memperbolehkan pemilik untuk menjual atau tidak menjual tanah mereka, itulah senjata ampuh untuk menolak pembangunan tol tengah kota tersebut.

Cara diatas bisa dikatakan sangat tepat. Karena sejauh kita tahu lewat media massa, penolakan mereka menjual tanah kepada investor juga terus membahana. Bahkan wishnu Wardhana sendiri sampai malu bukan kepalang begitu ada salah satu warga yang mengatakan wilayahnya belum disurvei dan belum diajak bicara soal rusunawa yang akan dibangun oleh investor tol tengah kota. Nah, langkah diatas sangat dan sangat dan terlalu urgent untuk sesegera mungkin diwujudkan. Karena kita tahu, DPRD Surabaya juga jelas sekarang sudah gerah karena pembangunan yang belum juga dimulai. Karena mereka semakin gerah, langkah gila mungkin saja bisa dilakukan untuk merayu puluhan ribu warga yang berada di lahan pembangunan tol tersebut untuk pindah.  Sebelum hal tersebut terjadi, kita sebagai penolak tol tengah kota harus sesegera mungkin melakukan penangkalan. Agar ketika investor datang, mereka langsung menolak mentah-mentah dan tidak dapat dibujuk rayu oleh investor.  Yang pada akhirnya pembangunan tidak akan berjalan sampai kapanpun.

Semoga tol tengah kota gagal dilaksanakan…!! amin..

Upacara Makan Khas Indonesia


Selamat ulang tahun buat Dunia Bond Chan yang pertama..!!! Dan buat yang menang sayembara panggilan untuk Dunia Bond Chan, segera akan dikonfirmasi lewat email.. Buat yang belum beruntung, coba lagi tahun depan kali aja saya bosen sama panggilan yang sekarang pas ulang tahun ke dua Dunia Bond Chan. 😀 Dan buat yang penasaran sama panggilan buat pembaca Dunia Bond Chan, mari belajar mengucapkannya : Bond-bond. Yah, buat yang merasa sudah ngirim usul panggilan itu, selamat!!!!

Oke untuk memperingati ultah Dunia Bond Chan yang pertama, saya sudah menyiapkan sebuah tulisan yang lucu dan mungkin ga banyak orang menyadarinya. Sesuai judul, mungkin sudah ada yang bisa menebak. Tapi yang belum bisa, monggoh nikmati sajian khas ulang tahun pertama Dunia Bond Chan.

Upacara merupakan sebuah hal yang selalu dianggap sakral oleh sebuah kebudayaan di dunia ini. Upacara bendera setiap hari senin, upacara minum teh di jepang (chanoyu), sampai upacara makan atau apapun upacara yang ada di dunia. Semua itu dijalankan dengan sakral, dan khidmat. Tak seberapa berbeda dengan upacara makan di Indonesia yang cukup sering dilakukan, namun orang indonesia sendiri sering tidak menyadari upacara tersebut. Contohnya : upacara makan Sate, upacara makan pecel, upacara makan bakso pun juga ada. Percaya atau tidak? percayalah!!!

Makan sate sudah menjadi hobi bagi sebagian banyak orang di Indonesia. Entah darimana asal muasal makanan ini, tapi yang jelas makanan ini mengandung sebuah ritual / upacara yang harus dijalankan oleh kebanyakan orang sebelum memankannya. Ritual yang dilakukan saat makan sate, entah itu sate madura sate padang atau sate apapun adalah menghirup atau minimal melihat asap sate yang dibakar terlebih dahulu. Percayakah anda bahwa tidak sedikit orang yang melakukan ritual ini. Karena menghirup atau melihat atau bahkan pulang harus membawa bau asap pembakaran sate adalah sebuah bukti bahwa sate yang dia beli ada fresh from pembakaran.. (halah maaf bahasa inggris saya jelek)

Tak ayal, sangat jarang kita melihat sebuah warung sate yang menyembunyikan si pembakar sate di belakang warungnya. Adapun itu warung pasti tidak akan laku. Believe it or not? believe it!! Setelah menikmati asap sate, ritual berikutnya adalah memegang tusuk sate. Ya, tusuk sate adalah identitas utama sebuah makanan disebut sate. Kalau tanpa tusuk, orang tidak akan menganggap itu sate. Tapi menganggapnya tongseng. Setelah memegang tusuk sate, barulah satu dilahap satu persatu. Ritual ini sebenarnya tidak perlu khidmat seperti chanoyu, tapi sangat sakral melebihi upacara bendera 17 Agustus. Karena ritual itulah yang membuat penjual sate laris, dan karena ritual itu pula lah tidak ada namanya Sate Dorang, Sate Gurami, Sate bandeng. Padahal gurami, dorang, bandeng tersebut juga dibakar. Sekali lagi, percayakah Bond-bond akan salah satu ritual ini? Percayalah!!

Ritual atau upacara berikutnya yang patut kita perhatikan adalah upacara orang yang memakan Pecel. Ya, pecel. Sebuah makanan yang lagi-lagi membuat saya bingung tujuh keliling layaknya sate. Karena ada pecel madiun, ada pecel ponorogo, ada pecel tidar, ada pecel petemon.. *halah dua terakhir itu bukan jenis pecel, tapi merek pecel* Ada yang bisa menjawab ritual apa yang ada di seonggok makanan Pecel? Tentu ada. Pemakan pecel kelas wahid, pasti tidak akan melancangi ritual yang sudah dari turun temurun ini.

Pemakan pecel biasanya selalu makan sayurnya terlebih dahulu. Baru setelah memakan Sayurnya, mereka mulai makan lauk paling tidak enak terlebih dahulu. Biasanya tempe atau tahu atau dadar jagung (perkedel jagung) kemudian. Sebagai klimaks, sang penikmat pecel sejati jelas tidak akan melupakan lauk yang menjadi gong dari nasi pecel yang dibelinya tersebut. Bisa daging empal, bisa ayam.  Ada yang bisa mengelak hal tersebut, bond-bond sekalian??

Mari kita buka tabir tersembunyi dari ritual ini. Ritual ini seyogyanya diilhami dari peribahasa : bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Ada yang sudah mengerti? Bagi yang belum mengerti, mari kita beranalogi. Sayur bagi orang indonesia bukan merupakan makanan yang disuka. Karena merupakan makanan yang menggangu kenikmatan dari pecel tersebut. Oleh karena itu, makanan satu itu harus diusir dulu atau secara analogi bersakit-sakit dahulu. Setelah bertarung dengan sayur mayur, berikutnya mulai sedikit enak. Lauk sekunder dari sebuah sajian nasi pecel ternyata juga menjadi sebuah masalah bagi penikmat pecel nomor wahid di dunia. Ya, makanan sekunder yang contohnya sudah saya katakan diatas ternyata harus dilenyapkan kedua setelah sayur mayur.

Klimaks setelah berjibaku dengan ‘ketidaknikmatan’ dari makan nasi pecel pun akhirnya sampailah pada lauk primer. Lauk primer ini sebenarnya banyak sekali contohnya. Bahkan saya juga banyak pilihan. Kalau sarapan pagi yang notabene saya suka sekali makan pecel dekat rumah, lauk primer yang paling saya suka adalah : Telor. Kalau beli pecel di sebuah resto jawa timuran yang bertuliskan pecel bu *** saya lebih suka lauk primernya adalah : otak goreng. Kalau anda Bond-bond??

Menurut penilaian tim Dunia Bond Chan, ritual makan pecel ini adalah yang harus dilakukan jika memang anda menyatakan diri anda sebagai penikmat pecel kelas wahid. Karena filosofinya pun ada. Selain filosofi mengikuti peribahasa yang menyatakan rasa syukur dan perjuangan diatas, juga ketika kita mengikuti hal tersebut diatas kita akan mengerti rasa sesungguhnya dari nasi pecel yang kita beli. Coba saja kalau kita makan mengikuti runtutan mundur. Kita tidak akan bisa mengecap rasa murni dari bumbu pecel yang menjadi kunci utama sebuah warung atau resto yang menyajikan pecel tersebut ramai pembeli. Believe it or not? Believe it!!!

Makanan terakhir yang harus melalui sebuah Upacara juga yang bisa ditemukan oleh tim Dunia Bond Chan. Makanan satu ini juga begitu membingungkan asalnya. Ada yang dari solo, ada yang dari malang ada yang dari Surabaya. yap!! Sudah tertebak? Jawabannya adalah : Bakso.

Makanan yang terdiri atas tahu, siomay basah, siomay goreng (gorengan) dan pentol beraneka bentuk ini juga mempunyai ritual atau upacara yang harus dijalankan oleh banyak penikmat bakso nomor wahid.  Tak berbeda dengan pecel, bakso pun juga mempunyai filosofi memulai semuanya dari yang tidak enak. Namun tidak enaknya bakso masih lebih enak dari pecel menurut sebagian kecil penikmat kuliner Indonesia. Bagi bond-bond yang makan bakso dimulai dari siomay kering (gorengan) lalu tahu dilanjutkan siomay basah dan diklimaks dengan pentol angkat tangan. Selamat, anda masuk sebagai bagian dari penikmat bakso nomor wahid. Karena bond-bond yang melakukan ritual itu adalah penikmat bakso yang mengikuti ritual kebanyakan orang penikmat bakso.

Jadi bakso kalau menurut kebanyakan orang di meja redaksi Dunia Bond Chan selalu memakan bakso dimulai dari siomay kering dulu. Kenapa? Karena siomay kering akan tidak enak jika dimakan kedua atau ketiga. Karena sudah basah oleh kuah bakso. Jadi, kering lebih nikmat! 😀 dilanjutkan dengan tahu adalah ritual terbanyak yang dilakukan oleh bond-bond yang kena sergap untuk mengisi poling. Menurut kita, tahu memiliki tekstur yang berbeda dari siomay kering tadi. Sedikit ganjil rasanya kalau habis makan siomay kering lanjut makan siomay basah.  Baru setelah tahu, dilanjutkan siomay basah.  Setelah siomay basah, barulah sebagai klimaks pentol masuk mulut.

Sedikit berbeda dengan pecel yang harus mendahulukan cita rasa bumbunya di awal.  Bakso justru diletakkan di akhir oleh bond-bond yang kena poling.  Menurut perhitungan, pentol yang notabene dijadikan tonggak utama kenikmatan sebuah bakso bisa ditaruh di akhir karena kuah bakso juga menjadi perhitungan bond-bond. Jadi, kalau pecel hanya punya satu perhitungan kenikmatan, bakso ada dua. Yaitu di kuah dan pentolnya. 😀

Jadi, percaya atau tidak? Percayalah!!

Sekali lagi, selamat ulang tahun yang pertama Dunia Bond Chan!!!!!!!!!!!!!

The Sicilian -Bahwa Robin Hood Pun Bisa Diktator-


Lama nih ga ngereview novel. Ini novel sebenernya sih udah lama dibaca, tapi karena jiwa masih kebawa ke novel Mahabarata yang harus teralihkan sama novel ini akhirnya seperti gonta-ganti bacaan. Tapi alhamdulillah the sicilian bisa kelar sebelum tutup tahun. Jadi rekor bacaan saya tahun ini lumayan. Ada 6 buku dan dua buku mangkrak. Dua buku itu adalah maryamah karpov dan Mahabarata-ramayana. 😀 mari kita mulai review the sicilian nyoookkk.. Semoga terhibur dan membuat anda penasaran dengan novel ini…

Sang robin hood dari tanah Sisilia tahun 50an, bermuka tampan, tidak serakah, cenderung polos dalam sex, dan tak suka membunuh dan menyuruh anak buahnya membunuh. Dia bukan mafia, dia hanyalah pemuda pencari keadilan kepada raja ollorto yang waktu itu berkuasa atas tanah tempat dia dilemparkan ke dunia.  Dialah Salvatore Guiliano. Usianya baru 16 tahun sejak dia memutuskan untuk mengabdi ke tanah pujaannya. Tidak bisa membaca adalah kekurangannya dulu. Setelah bertemu dengan Hector Adonis sang professor sastra dan sejarah di universitas palermo, dia akhirnya bisa mengerti dunia.  Si ayah baptis guilliano tersebut setidaknya cukup mengerti anak tersebut mempunyai kepandaian sosial yang tinggi. Bacaan di perpustakaannya pun menjadi makanan setiap hari Guilliano.

Don Croce Malo adalah pemimpin mafia. Gembul perutnya. Dengan perawakan sedikit menakutkan, namun bersikap dan berpikiran sangat sisilia. Tidak mudah terkejut, bertangan dingin, menguasai kementrian yang membawahi keamanan di kolong kota roma adalah isi dari perut gembulnya. Punya koneksi langsung dengan Don Vito Corleone sang godfather di seisi kolong Italia dan kolong parlemen Amerika, dipercaya sebagai penjaga anaknya selama berada di pengasingan serta menjadi pemburu no wahid Sang robin hood dari Sisilia adalah emban tertingginya.  Menjadi pelindung bagi gesekan di pemerintahan, diktator, pemeras adalah sifatnya yang dikenal luas oleh keluarga kerajaan.

Aspanu pisciotta adalah sepupu guilliano. Usianya tak seberapa berbeda dengan guilliano. Patuh, sedikit haus darah, dan brutal namun tetap tunduk pada perintah kakak sepupunya adalah sifatnya. Ditambah mudah tersinggung sedikit adalah sifat kecilnya. Teman guilliano, wakil ketua robin hood *kalau kita bisa bilang mereka sekelompok robin hood* yang levelnya benar-benar di bawah menteri adalah dirinya.  Membawai beratus-ratus anak buah, dan tidak pernah jauh dari guilliano serta mempunyai hubungan yang buruk dengan keluarganya adalah sisi aspanu. Sedikit plin-plan dan mudah goyang adalah sisi gelapnya.

Michael corleone adalah pria muda, tampan, anak ketiga godfather vito corleone,  pernah sukses melakukan vendetta ke orang yang membuat popopnya hampir luluh lantak. Corleone adalah desanya, mengamankan diri kejaran kepolisian Amerika, dan ketika waktu pengasingannya yang 2 tahun sudah akan selesai dia disuruh bertahan disana guna mengantarkan turi guilliano ke long island tempat markas Don Vito Corleone adalah sebagian profilnya. Berjiwa muda membara melebihi kakaknya adalah sentuhan dari hatinya. Dan tidak bisa jauh dari Pete Clemenza adalah yang merupakan kesamaanya dengan Turi yang tidak bisa jauh dari Aspanunya.

Sebuah konflik dari buku ini cukup lama dimulainya. Penuh dengan simpanan-simpanan yang lebih bisa disamakan dengan kasus detektif, membuat ekspektasi awal pembaca kurang terpuaskan di puluhan halaman awal. Menjelang setengah puluhan, cerita baru dimulai. Ketidak inginan Turi bergabung dengan mafia di bawah pimpinan Don Croce Malo menjadikan si gembul naik pitam. Cara-cara pun dilemparkan untuk menjinakkan si tampan nan penolong ini. Mulai menginginkan guilliano menjadi anaknya atau lebih tepatnya menjadi pewaris kekuasaan mafianya, sampai yang paling licik menipunya saat pemilu caleg.

Menolong orang adalah hal yang paling membuat Turi begitu bahagia. Pria satu ini memang lebih pantas dijadikan sebagai robin hood modern. Karena dia benar-benar mencuri semua uang dari orang-orang kaya guna dibagikan kepada para petani yang dengan gaji 1 lira bahkan kurang per hari tersebut. Dia menghidupi janda-janda di sekitar montelepre dengan uang hasil rampasan tersebut.  Ketidak adilan yang dia terima dari kecil sampai usia 16 tahun *bahkan lebih* telah membuatnya risih dengan keadaan itu.

Usia 16 tahun bagi Turi seperti usia paling puncak dia untuk bersabar menghadapi carabinieri yang sering membisu dengan aksi pemerasan yang begitu menyesakkan dada kecil Turi. Untunglah Aspanu mempunyai otak yang sama dnegan Turi. Dengan tanpa banyak ba-bi-bu dia menyatakan memegang utuh hukum omerta dan menyatakan tunduk dibawah kaki Turi sebagai tangan kanannya. Dan cerita dimulai dengan satu ikrar : tidak ada pembunuhan selama operasi mereka.

Itulah tadi cukilan panjang kisah yang ada di sekuel kedua punya Mario Puzo yang berjudul The sicilian. Kisah perjuangan menghancurkan ketidak adilan yang diciptakan mafia berhasil membuat pembaca begitu asik buat menikmatinya. Setiap kisah Turi begitu dikisahkan dengan jiwa muda Mario Puzo. Walaupun usia Puzo waktu itu jelas tidak semuda Turi, tapi darah muda sepertinya moncer dalam setiap kata yang dipakai untuk membuka lembaran otak Turi Guilliano.

Kalau buku pertama lebih berbicara tentang monopoli mafia, di buku ini sepertinya lebih ke arah petualangan dua bahkan lebih The Sisilian dalam setiap langkah mereka menghadapi penipuan, pengkhianatan, vendetta di tanah sub tropis tersebut. Ya, buku ini penuh dengan petualangan-petualangan mereka menghindari semua itu tadi. Namun, buku ini lebih mengedepankan sosok Turi Guiliano beserta ganknya dalam menghidupi dan mengisi perut orang Montelepre.  Jadi jangan bicara tentang pendalaman karakter Don Croce Malo atau Hector adonis. Yang ada Hanya tentang Turi dan Aspanu beserta kisah hidup mereka sampai akhirnya dibolak-balikkan oleh menteri Trezza (menteri pertahanan italia) dan tentunya si gembul Croce Malo.

Walaupun begitu, buku ini memiliki daya magis yang luar biasa. Bagaimana kita bisa menjelajahi dalamnya kota Sisilia yang membuat kita ngeri ketika membaca The Godfather karena hasil dari kota itu yang rata-rata menjadi mafia. Dalam buku ini juga dibahas tentang cinta orang Sisilia, dan semua yang indah tentang Sisilia.

Untuk penutup, buku ini memang pantas buat dibaca dan dijadikan koleksi. Sebagai tambahan referensi tentang dunia mafia. Point yang bisa saya berikan adalah : 7/10

jangan lupa, sebentar lagi dunia bond chan ultah…!!! Tepatnya tanggal 24 Desember!!! Ada sayembara : berikan panggilan khas untuk pembaca dunia bond chan!!! Contohnya : dunbon atau bocha. Pokoknya yang sekreatif mungkin deh!!! Yang juara akan dapetin uang Rp 100.000 dan bakal dipake sebagai panggilan khas buat pembaca dunia bond chan. So, buruan mikir panggilan apa yang paling keren buat dunia bond chan!!!!!

24 menit


Ini adalah cukilan kisah round down sebelum menutup usia belasan tahun saya. Eksklusif dan langsung serta akurat tajam terpercaya. Cuma sialnya saya kemarin ga sempat buat online untuk sekedar posting tulisan ini. Jadi kesannya telat sehari lah.. Tapi ga apalah.. Yang penting enjoy this game.. *halah*

Sekarang pukul 23.36 saat hampir semua orang di kolong Surabaya sudah terlelap dalam mimpi yang katanya tercipta dari apa yang telah dilakukannya pada hari ini. Keadaan hampir sama di sini. Di sebuah kamar, setelah selesai menyegarkan tubuh dan otak dengan bermain bulu tangkis tarkam selama kurang lebih 3 jam setengah. Walaupun lawannya anak-anak, tapi sebuah bentuk berbeda berhasil ku ciptakan. Lumayan lah buat menggantikan fitness yang sudah ga aku lakukan lagi, karena urusan biaya + belum ada waktu (dan uang) untuk membeli sepatu baru untuk fitness.

Pada menit itu, sebuah laptop telah ku hidupkan. Dan Microsoft word sudah muncul di depan mataku. Sebuah radio anak muda yang sedang menyiarkan acara cinta-cintaan favorit saya dari jaman pertama kenal radio pun segera merasuki gendang telingaku. Tubuh pun sudah bersih karena baru selesai mandi. Khusus hari ini sengaja menirukan lirik lagu dangdut yang terkenal: mandi kembang tengah malam.. –tapi bedanya ga pake kembang dong-

Selesai menulis paragraph kedua, waktu di laptop sudah menunjukkan waktu 23.42. berarti kurang 18 menit lagi saya melepas masa usia belasan. Biasa memang buat banyak anak muda dari zaman ke zaman. Lebih favorit usia 17 tahun yang sampai ada istilah sweet seventeen. Seakan akan usia 17 tahun adalah usia dimana seseorang sudah memasuki usia ABG. (padahal pernyataan itu sudah kusam)

Sudah 23.45 WIB di jam laptop. Si penyiar akhirnya sudah menelurkan suaranya. Setelah 3 lagu yang sudah dimainkan. Satu hal yang ku rindu soal acara siaran ini. Yaitu : backsound nya. Ya, backsound yang selalu dimainkan dari zaman masih jelek sampai sekarang sudah menuju bagus lagi tetap sama yang dipakai. Ada yang tahu backsound nya apa? After a love has gone.

Sudah 23.48 WIB jam di hape. Berubah dikit lah ngeliatnya. Gara-gara ada SMS masuk. Sorry buat yang sms jam segitu ke diriku, saya ga punya pulsa. 😀 mungkin ada yang mau kirimin kado buat saya malem-malem buta ini?

23.49 WIB jam di tangan. Habis pake jam tangan, karena dari tadi ngetik kok berasa ada yang ga ngeganjal kayak biasanya. Baru ingat ternyata belum pake jam tangan. Padahal sekarang lagi bertelanjang dada sambil ngetik. 😀

Sudah kurang 10 menit lagi menutup usia teenager. Selamat tinggal usia teenager. Kita pasti tidak akan bertemu lagi di lain hari. Karena masa teenager seumur hidup pasti satu kali saja. Kalo mau sedikit mengevaluasi semasa teenagers, kalau point 1-10 diriku nilai 8. Yah, usia teenager ku yang hanya berdurasi 10 tahun doang itu aku mempunyai masa suram tiga tahun. Masa itu adalah masa SMP. Yah, zaman SMP kalau diingat begitu memalukan. Bukan malu cengar-cengir, tapi malu dalam arti harfiah. Kalau mau dikatakan kenapa, saya sendiri sudah lupa. Sudahlah lupakanlah.

Sudah kurang 5 menit lagi!!!! Masih dengerin delan si penyiar radio anak muda lewat hape china yang tak ber cashing belakang. Mau ngomongin apa ya? Bentar ah. Mau nulis semua yang aku ingin hilangkan, terus aku bakar. Biar seremonial itu seperti apa yang ada di hati dan pikiranku. Let’s write!!!

Sudah jam 00.03 WIB!!!! Yeeaahhh…!!! Saya sudah berusia 20 tahun sekarang!!! Berarti 5 tahun lagi batas terakhir untuk memulai hidup baru.. (padahal ngurusin kuliah aja ga beres)

Seremonial setiap ultah saya adalah, selalu make a wish di jam 00:00 pas tanggal 19 Desember. Dan make a wish diriku tahun ini pun sudah terucap dengan khusyuk diiringi lagu you make me feel brand new. Berasa pas banget dengan salah satu make a wish saya tahun ini. Yaitu : pengen secepatnya punya pacar. Semoga aja terkabul…!!! Karena tahun lalu make a wish semoga dapat pacar baru, eh ternyata sampe sudah make a wish lagi ternyata tuhan belum mengizinkan buat diriku pacaran lagi..

Ada yang masih ingat dengan catatan hal yang ingin aku hapus dari otakku? Ah, tenang.. Diriku memang sengaja ga membakarnya dulu. Sesuai salah satu film tempat saya mendapat fitrah soal seremonial ini, kertas dibakar waktu mau tidur. Jadi berharap pagi setelah kita bangun, kita memulai hidup baru. Begitu falsafahnya. Makanya kertas masih ditindih laptop biar ga terbang oleh kibasan kipas angin yang cukup kencang, walaupun diriku bertelanjang dada.

Sekarang mau ngapain ya? Sebenarnya masih pengen berbicara sama tuhan di ulang tahun ku ini. Tentunya ditemani radio hape yang akan tetap hidup sampai aku membuka mata pagi menjelang siang nanti.

Buat yang mau tahu apa yang ingin aku hapus dari otakku tahun ini, cekidot :

Buat yang udah mau baca panjang lebar 24 menit terakhir saya melepas usia 19 tahun ini, terima kasih banyak. (terharu)

Tapi jangan lupa, sebentar lagi dunia bond chan ultah…!!! Tepatnya tanggal 24 Desember!!! Ada sayembara : berikan panggilan khas untuk pembaca dunia bond chan!!! Contohnya : dunbon atau bocha. Pokoknya yang sekreatif mungkin deh!!! Yang juara akan dapetin uang Rp 100.000 dan bakal dipake sebagai panggilan khas buat pembaca dunia bond chan. So, buruan mikir panggilan apa yang paling keren buat dunia bond chan!!!!!

Jangan Jadi Enterpreuner, Tapi Suruh Jualan


Kali ini saya bener-bener udah risih sama kebodohan pemerintah. Sudah sangat sering TKI kita dibantai di negeri orang. Dan negerinya pun sama. Kalau ga Malaysia ya arab saudi.  Orang Indonesia sendiri juga sudah sangat bosan dengan berita itu. Apalagi melihat tindakan nihil pemerintah, seluruh bangsa Indonesia malah serasa pengen menggencet wajah SBY biar sadar tentang penyiksaan TKI tersebut. Berbagai solusi sudah dilakukan, mulai dari peringatan (entah benar memperingatkan atau hanya ngemis2 minta jangan menyiksa TKI) sampai yang terbaru rencana pemberian Handpone untuk TKI. Semua itu menurut saya bisa membantu TKI selama mereka jauh dari jangkauan keluarga dan (mungkin) pemerintah. Namun ada satu hal yang dari dulu selalu didengungkan menjadi sebuah solusi bagi TKI. Yaitu memulangkan TKI lalu diberikan penyuluhan untuk menjadi Enterpreuner.

Kata enterpreuner atau biasa dikenal banyak orang awam dengan arti pengusaha, dari dulu selalu didengungkan oleh banyak ahli dan mungkin juga menteri-menteri di pemerintahan pusat. Namun apakah mereka sadar, kata itu begitu ‘menyesakkan’ bagi telinga dan jangkauan pikiran para TKI tersebut? yah.. Kata enterpreuner bisa seperti sebuah kata yang masuk kategori kata yang harus dienyahkan dari otak mereka. Bukan karena mereka tidak punya mental enterpreunership atau mereka sudah terlalu nyaman dengan menjadi pembantu seperti kata-kata yang diungkapkan oleh banyak motivator enterpreneurship di Indonesia. Mereka memang sengaja mengenyahkan kata-kata enterpreneurship karena kalau disurvei, bisa kurang dari 50% TKI dan TKW yang menjadi pembantu di negeri orang tersebut mengerti kata enterpreuneur. Dan sebagian dari mereka yang mengerti, banyak berpikiran bahwa enterpreuner itu berarti menciptakan sebuah perusahaan. Tentunya kalau mereka sudah berpikir soal menjadi pengusaha, berarti mereka harus punya banyak karyawan dan punya banyak modal. Modal darimana? Uang dari menjadi TKI jelas ga akan cukup untuk itu.  Tapi sebenarnya disinilah letak kesalahan para ahli atau para pemberi penyuluhan yang bertugas memberikan penyuluhan untuk menjadikan mereka Enterpreuner.  Rubah kata-kata Enterpreuner menjadi kata-kata berjualan.

Ya, perbandingan kata enterpreuner dan berjualan memang hampir tidak ada. Karena keduanya memiliki arti yang sama, namun bagi orang yang tidak mengerti banyak dianggap berbeda. Kata-kata berjualan adalah kata-kata yang menurut saya sangat pas untuk ditujukan bagi para TKI di negeri orang tersebut. Kenapa? Karena kata-kata berjualan lebih dekat dengan mereka.  Kata berjualan banyak digunakan oleh mereka yang tidak mementingkan gengsi dalam setiap kata yang diucapkan. Atau Singkat kata bisa dikatakan, kata berjualan itu bukan termasuk dalam bahasa yang tinggi layaknya enterpreuner atau pengusaha. Padahal sebenarnya keduanya memiliki arti yang sama dan bermuara pada tujuan yang sama. Coba saja kalau dari depan tempat penyuluhan, tertulis penyuluhan untuk menjadi penjual atau semacamnya. Pastilah mereka akan dengan senang hati mengikuti bukan malah dengan muka bosan dan telinga yang mungkin tertutup secara otomatis ketika mengikuti penyuluhan yang menurut saya merupakan solusi paling tepat bagi tenaga kerja tersebut.

Kenapa berjualan itu menjadi solusi paling tepat bagi TKI/TKW untuk saat ini? Sekarang kita bisa berpikir, tujuan mereka menjadi TKI adalah untuk mendapat pekerjaan di negeri orang. Walaupun ada juga yang ingin mendapat gaji lebih tinggi ketimbang di tempat asal mereka. Namun inti dari semua itu kan hanya satu : ingin tetap bisa beli makan untuk tetap hidup. Nah,  apesnya mereka gak mengerti kalau di negeri orang nun jauh dimata tersebut tidak sedikit yang tidak toleran dengan ketidak penguasaan terhadap bahasa mereka. Jadilah mereka menjadi bulan-bulanan juragannya.  Jadi sebenarnya memberikan penyuluhan untuk menjadi penjual buat mereka (calon) TKI sangat dibutuhkan agar mereka bisa setidaknya mempunyai pekerjaan, bahkan bisa membuka lapangan pekerjaan. Kalau sudah bekerja di negeri sendiri kan enak, kalau mereka berjualan bakso misalnya penjual juga bisa bahasa Indonesia sama seperti mereka.

Untuk kesimpulan kali ini hanya satu sebenarnya, bahwa faktor penggunaan bahasa yang tidak muluk adalah kunci mujarab untuk memajukan negeri ini. Karena orang dengan tingkat kebahasaan yang tinggi di negeri ini juga tidak banyak. Jadi janganlah terlalu sombong menunjukkan bahasa yang tinggi untuk orang yang bahasanya rendah. Inti dari semuanya adalah : gunakan bahasa sesuai tempatnya dan tujuannya.