Solusi Penolakan Tol Tengah Kota


Setelah sukses menampar mahasiswa di Surabaya dengan tulisan saya berjudul : “Mahasiswa Harus Kritis” Hanya Ucapan Saja!!!! sekarang saya mau mulai masuk pada inti solusi dari tol tengah kota yang sesungguhnya. Jarang-jarang nih saya maen solusi, biasanya cuma ngomongin hal yang ga diomongin orang..😀 Yah semoga solusi ini adalah solusi yang ga pernah terpikirkan oleh banyak orang.. Biar dunia bond chan tetap menjadi trade mark pemikiran yang mendasar…😀 oke saya mulai..

Tol tengah kota memang sudah banyak dibahas oleh orang yang berdomisili di Surabaya. Bahkan sebelum berita ini ramai seperti sekarang, kasus ini pun sebenarnya sudah sempat ramai. Keramaiannya bisa dikatakan dimulai dari ancaman dari kemen PU ke walikota Surabaya Tri Risma jika tol tengah kota tidak direalisasikan. Cerita berlanjut dengan persetujuan dari DPRD Surabaya soal pembangunan tol tengah kota yang menurut banyak orang justru semakin membuat macet kota surabaya. Dan cerita terbaru adalah warga daerah ngagel enggan menjual tanahnya untuk pembangunan mega proyek 9T rupiah tersebut. Sudah banyak penolakan, meskipun mahasiswa sepertinya hanya diam saja. Tidak sedikit juga solusi diutarakan untuk penolakan tersebut. Tapi ada yang berpikir tentang sebuah solusi baru? Solusinya adalah : rame-rame kita ajak pemilik 4500 rumah yang bakal tergusur dari istananya demi pembangunan yang sangat tidak perlu tersebut.

Sebuah tol selalu membutuhkan lahan untuk membangun. Seperti kita tahu, lahan di bumi ini hanya nol koma sekian persen saja yang tidak dimiliki secara hukum oleh umat manusia di bumi ini.  Oleh karena itu, untuk membangun tol sejauh aloha sampai perak jelas membutuhkan lahan yang sangat banyak yang jelas hampir semuanya sudah dikuasai oleh manusia dan disahkan secara hukum. Nah, karena pemilik memiliki kekuatan hukum atas lahan yang mereka punya dan tentunya hukum pun memperbolehkan pemilik untuk menjual atau tidak menjual tanah mereka, itulah senjata ampuh untuk menolak pembangunan tol tengah kota tersebut.

Cara diatas bisa dikatakan sangat tepat. Karena sejauh kita tahu lewat media massa, penolakan mereka menjual tanah kepada investor juga terus membahana. Bahkan wishnu Wardhana sendiri sampai malu bukan kepalang begitu ada salah satu warga yang mengatakan wilayahnya belum disurvei dan belum diajak bicara soal rusunawa yang akan dibangun oleh investor tol tengah kota. Nah, langkah diatas sangat dan sangat dan terlalu urgent untuk sesegera mungkin diwujudkan. Karena kita tahu, DPRD Surabaya juga jelas sekarang sudah gerah karena pembangunan yang belum juga dimulai. Karena mereka semakin gerah, langkah gila mungkin saja bisa dilakukan untuk merayu puluhan ribu warga yang berada di lahan pembangunan tol tersebut untuk pindah.  Sebelum hal tersebut terjadi, kita sebagai penolak tol tengah kota harus sesegera mungkin melakukan penangkalan. Agar ketika investor datang, mereka langsung menolak mentah-mentah dan tidak dapat dibujuk rayu oleh investor.  Yang pada akhirnya pembangunan tidak akan berjalan sampai kapanpun.

Semoga tol tengah kota gagal dilaksanakan…!! amin..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s