Hipnotis Wishnu Wardana


Dua kali ini saya menulis tentang permainan emosi seseorang bisa membuatnya begitu bodoh dan bisa terjerumus karena kebodohannya. Yah, yang pertama adalah saat saya menulis tentang kebodohan FPI yang menyerang kaum Ahmadiyyah, yang saya tulis dalam judul Dibalik Tragedi Penyerangan Terhadap Kaum Ahmadiyyah, dan sekarang yang lagi-lagi mungkin hanya menjadi konsumsi bagi masyarakat Surabaya saja. Atau mungkin juga bagi pecinta politik di Indonesia. Karena kasus WW sang ketua DPRD Surabaya ini telah membuat DPP partainya memutar otak untuk sebuah kekonyolan ketua DPC surabaya-nya ini.. Bahkan kasus ini sempat sering diputar di salah satu stasiun TV yang isinya pembenci pemerintah. :D  Apa yang dibahas di Dunia Bond Chan kali ini tentang WW? Selamat Menikmati.

Wishnu wardana adalah sang manusia hebat dengan otak yang (kadang) cerdas. Ketua DPRD Surabaya dan mantan ketua DPC partai Demokrat ini memang banyak dipublish oleh media massa baik itu media cetak atau media televisi lokal akibat tingkah lakunya semenjak menjabat sebagai ketua DPRD kota Surabaya. Belum ada lima tahun dia menjabat, ulahnya sudah hebat. ‘Menghipnotis’ hampir semua anggota DPRD surabaya dalam rapat dengar pendapat dari investor tol tengah kota Surabaya. Proyek lebih dari sembilan triliun rupiah itu, tanpa ba-bi-bu langsung disetujui dan hampir semua yang hadir dihipnotis oleh don WW. Kalau boleh meminjam lirik lagu yang saya suka yang judulnya “hipnotis” dari Indah Dewi Pertiwi, mungkin dalam rapat itu hampir semua anggota melakukan hal ini :

kamu suruh datang, mau
kamu suruh pergi, mau
kamu suruh diam, mau
mau maunya
*courtesy of LirikLaguIndonesia.net
diciumi kamu, mau
diduain juga, mau
dicuekin juga, mau
mau maunya

reff:
aku kamu apakan aku
jadinya begini
rasanya seperti
kamu hipnotis aku
kamu kamu hipnotis aku
kamu kamu hipnotis aku

Lucu memang kejadian pada saat rapat itu berlangsung. Karena proyek itu akan menggusur lebih dari 4.500 rumah dan lebih dari dua kali lipat dari jumlah rumah yang digusur itu adalah korban jiwanya.  Sungguh hebat hipnotis yang dipakai WW. Bahkan hipnotis itu masih berlaku ketika ada para ahli dan mahasiswa yang bertemu dengan anggota DPRD untuk menyampaikan aspirasi mereka tentang penolakan tol tengah kota. Buktinya,  demonstran yang beserta para ahli dari ITS diusir dari ruang pertemuan. Luar biasa hipnotis sang Don.

Hipnotis yang dipakai WW memang terbukti selalu dan sering ampuh merajai isi otak anggota DPRD surabaya. Kehebatan WW juga ditunjang isi strategi dalam hipnotisnya yang hebat. Dia tidak menghipnotis semua anggota DPRD Surabaya, tapi menyisakan beberapa orang. kenapa? Agar tidak dicurigai oleh masyarakat tentunya. Dan sebagai tambahan, dia juga tidak ingin semua anggota DPRD Surabaya mendapat black list dari rakyat Surabaya gara-gara kejadian ketika mereka dihipnotis oleh WW.

Kembali ke masalah hipnotis. Baru setahun WW menjabat sebagai ketua DPRD, dia sudah sering kress dengan Walikota Surabaya. Kalau dilihat dengan mata sayup bisa kita katakan WW bersebrangan dalam dua hal besar yatu tol tengah kota dan kenaikan pajak reklame karena dalam tol tengah kota WW bisa dapat uang banyak dari investor, dan dari kenaikan pajak reklame  jelas lah WW menolak karena dia tidak mau mengeluarkan cost lebih lagi untuk promosi menggunakan baliho di kota Surabaya. Bukan rahasia lagi bahwa WW adalah seorang pengusaha, dan bukan rahasia lagi bahwa orang Indonesia umumnya dan Surabaya khususnya masih banyak yang memegang hukum tenggang rasa. Walaupun tenggang rasa jaman sekarang tidak sedikit yang demi uang.

Tenggang rasa inilah yang membuat WW harus mengeluarkan hipnotisnya untuk semua anggota DPRD Surabaya agar mau mendukungnya menolak kenaikan pajak reklame. Dan lagi-lagi hipnotisnya pun sucess dijalankan!!! -good job buat WW, saya usul kalau anda mungkin melakukan sekali lagi hipnotis yang gagal dan hipnotis itu justru membuat anda nangis2 minta ampun pada DPP partai anda dan ternyata pak anas urbaningrum mengatakan : “tiada maaf bagimu” anda bisa membuka acara wishnu juga wardhana bersaing dengan acara hipnotis stage uya juga kuya-

Kesuksesan hipnotis pada kenaikan pajak reklame ini pun nampaknya lebih kuat daripada tol tengah kota. Mungkin tepuk tangan rakyat surabaya berulang kali membangunkan bu Risma dari hipnotis wishnu juga wardana kali ya..😀 Makanya sekarang kasus tol tengah kota sedang tidak dirapatkan lagi. Namun ternyata salah besar!!! Hipnotis WW ternyata kalah dahsyat dibanding hipnotis bu Risma harini walikota. Kalau WW hanya belajar sama temannya si uya juga kuya, kalau bu risma harini mungkin belajar pada Milton H. Erickson si bapak hipnotis modern. Pantas saja WW kalah.

Buktinya apa? Buktinya terletak pada kejadian yang telah terjadi seminggu ini di Surabaya dan telah diselesaikan sama partai Don WW dengan hasil dia dipecat dari jabatan ketua DPC Demokrat. Yah, kejadian seminggu ini yang terjadi di dunia perpolitikan di Surabaya ini adalah kasus pemakzulan walikota Tri Risma Harini karena gesekan pada kasus hak angket kenaikan pajak reklame. Amazing!!! Mungkin bisa dipakai oleh pansus hak angket century untuk menggulingkan wakil presiden Boediono. Tapi tentunya atas bimbingan langsung dari Signor Wishnu Wardana.

Lucu memang, hak angket yang notabene biasa dipakai untuk mendapat kapasitas pengambilan keputusan pemerintah pun dipakai untuk menggulingkan kursi walikota. Hanya Signor WW yang bisa. (dengan hipnotisnya tentu)

Namun setinggi2nya tupai melompat, pasti akan jatuh juga. Seperti yang sudah saya bilang tadi, bahwa WW belajar hipnotis mungkin dari uya kuya, jadi kurang canggih mengelabuhi mata pemimpin utamanya di Jakarta. Apalagi orang yang sudah merasa dirinya paling berkuasa atau diktator, jelas dia akan merasa semua yang dilakukannya adalah benar. Saat itulah dia terjebak dalam sebuah kesalahan. Dan saat itulah dia melakukan kesalahan dengan terlalu bersemangat merebut kursi no satu di kota surabaya. Bisa jadi kan? Atau setidaknya, dia hanya melakukan tenggang rasa terhadap rekan-rekannya sesama pengusaha saja.

Setelah itu,  terciumlah kebusukan WW di hidung Anas Urbaningrum. Setelahnya, WW mencoba ilmu hipnotis dari Uya Kuya itu untuk mengelabuhi orang teratas dari partainya itu. Merengek-rengek pun dilakukan karena dia merasa kursi ketua DPRD surabaya dan ketua DPC terancam. Hingga pada akhirnya kemarin diputuskan Wishnu Wardana dicopot dari ketua DPC partai demokrat. cheers

Satu pesan untuk WW, mungkin anda perlu belajar hipnotis pada Hippolyte Bernheim. Siapa dia??? Dia adalah penemu hipnotis. Yah mungkin agar bisa mengalahkan ilmu hipnotis bu Risma harini saja. Semoga.

3 thoughts on “Hipnotis Wishnu Wardana

    • itu baru hipnotis dari uya kuya lho.. coba WW belajar hipnotis dari danto adista, pasti lebih lama.. hehehehehehehe..😀

      suwun yes udah mampir di dunia bond chan.. sering-sering mampir dong.. ditunggu sumbangan tulisannya buat dunia bond chan…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s