Upin Ipin dan Persahabatan


Halo Bond-Bond..!!! Udah seminggu lebih nih Dunia Bond Chan ga ada tulisan baru ya?? Sabar.. Sebenarnya ada dua tulisan paling update, tapi di laptop..😀 Sementara saya bukanlah tipe manusia yang suka (ingat) membawa flashdisk. Akhirnya, begini deh.. Tulisan yang udah tinggal di copas dan diterbitkan, akhirnya harus ngadat.. Maafkan.. *nyembah*

Kali ini Dunia Bond Chan balik ngobrolin soal hal-hal yang bisa dibilang berbau sosial. Apa itu? Nyanyi dulu enak nih, apalagi Surabaya hari ini lagi mendung-mendung menggoda gitu.. *apa’an ya?* yukk maree..

Padi – Sahabat Selamanya

Dua tiga kapal berlayar di samudera
ayo sahabatku kita bergembira
Bermain bernyanyi bersama
menikmati indahnya dunia

*
Sahabat untuk selamanya
Bersama untuk selamanya
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya setia

Sahabat untuk selamanya
Atasi semua perbedaan
Kau dan aku sahabat
Untuk selamanya… Selamanya setia

Berakit-rakit kita ke hulu
berenang ke tepian
kita berbeda untuk saling mengisi
segala kekurangan kita

Tahu dong lagu itu? Udah lama juga sih sebenarnya lagu itu keliling di radio ato di tv Indonesia, tapi saya baru nyadar tentang satu hal dari lagu itu. Apakah itu?

Upin-Ipin adalah karakter kartun buatan Les’ Copaque yang sebenarnya disiarkan untuk acara ramadhan. Namun karena animo yang tinggi, dibuatlah secara umum atau massal. TV9 Malaysia pun bak kejatuhan durian runtuh dengan adanya Upin Ipin ini.  Dari awal penayangannya, Upin Ipin sudah mendapat tempat khusus di hati penonton Malaysia. Hebohnya dua bocah botak ini juga menarik animo lebih di negeri tetangga. Mulai Indonesia, sampai Turki. Ya,rakyat  negara berlambang bulan dan bintang itu pun ikut demam kartun Malaysia satu ini.

Kepolosan, kelucuan, dan kejujuran, serta kesedarhanaan tidak bisa kita jauhkan dari hampir semua karakter di kartun Upin-Ipin. Setiap segmen yang berdurasi 5 menit dan setiap episode berisi tiga segmen dengan cerita berbeda tersebut, memang selalu mengutamakan beberapa hal yang sudah saya sebutkan di awal. Bagi anak-anak, itu menjadi sebuah hal yang baru bagi mereka. Bagi orang tua, itu menjadi hal yang menyenangkan. Karena mereka bisa mengajari anak dengan lebih mudah lewat tontonan yang sudah tiga tahun lebih berkiprah di Asia ini.

Kelucuan Upin Ipin pun menginspirasi group band Padi untuk membuat soundtrack bagi kartun satu ini. Lagu yang berjudul “Sahabat Selamanya” ini menjadi hits di radio dan TV di seisi kolong jagat Indonesia. Liriknya yang mudah dicerna, musiknya yang asik, dan makna persahabatannya yang pas dan memang menjadi penyegaran diluar lagu-lagu anak muda jaman sekarang yang lebih suka mengeksplor tentang lemahnya pria terhadap cinta atau kalau Sule berkata “Susis” yang begitu memuakkan telinga. Lagu terbaru Padi ini pun langsung boom dengan seketika, sama boomingnya dengan kartun Upin Ipin ketika tayang pertama kali. Namun ada yang tahu? Lagu tema persahabatan yang digunakan untuk soundtrack Upin Ipin ini sedikit membuat saya garuk-garuk kepala kalau memikirkannya. Kenapa? Kalau kita katakan upin ipin ini hanya sekedar kartun menjelang berbuka puasa atau apalah kata yang simpel untuk mengungkapkannya, namun memiliki kekuatan tersendiri dalam pembentukan karakternya.

Saya sedikit bingung hubungan Upin Ipin dan lagu persahabatan yang dibuat oleh Padi. Namun saya baru sadar, bahwa ternyata di Upin Ipin ini ada berbagai macam karakter yang ringan, namun berhasil menutup hal-hal kecil yang menghasilkan sebuah cerita yang lebih luas ketimbang sekedar membicarakan dunia anak-anak semata. Beberapa karakter yang ada di Upin Ipin antara lain :

  1. Mei Mei yang imut dan berkepribadian cerdas
  2. Jarjit Singh yang gemar membuat humor dan membuat pantun
  3. Ehsan yang suka menyendiri, cerewet dan suka makan
  4. Fizi (sepupu Ehsan) yang penuh keyakinan diri tetapi suka mengejek orang lain
  5. Mail yang berkemampuan untuk berjualan, suka melamun dan mengantuk karena ia berjualan ayam semalam dan pandai berhitung.

Dan inilah beberapa karakter dewasa di Upin Ipin yang membuat lengkap suasana di kartun tersebut :

  1. Isnin bin Khamis yang lebih dikenal bernama Tok Dalang sang ahli wayang kulit
  2. Muthu, pedagang makanan yang tinggal bersama anaknya Rajoo dan sapi peliharaannya yang bernama Sapy
  3. Saleh, seorang banci yang senang berkata kasar
  4. dan Ah Tong, pengirim tanaman yang pandai berbicara

Beberapa karakter diatas mempunyai sifat yang berbeda, dan siap dijadikan bahan masalah untuk setiap segmen di kartun Upin Ipin.  Masalah dari setiap karakter tersebut, membuat kampung Durian Runtuh menjadi penuh warna. Dan bocah-bocah Durian runtuh yang berusaha mencari apa solusi dari tiap masalah mereka pun membuat sebuah persahabatan yang bisa dibilang ga kalah dengan yang ada di rata-rata kartun atau acara anak-anak lainnya. Maka tak salah kalau Padi pun pada akhirnya bisa menciptakan sebuah lagu yang enak didengar baik dari segi musikalitasnya dan dari segi liriknya.

Akhir kata : Sahabat untuk selamanya Bersama untuk selamanya Kau dan aku sahabat Untuk selamanya setia. Selamat bersahabat!!!😀

Gabung yuk di fanpage Dunia Bond Chan di Facebook..!!! Search di FB : Dunia Bond Chan. Ditunggu ya..!!!

4 thoughts on “Upin Ipin dan Persahabatan

  1. hehe
    upin ipin? walaupun tidak mengikuti scara seksama,hanya sesekali,tapi pelajaran sederhana ttg akhlak benar2 dituturkan dgn sderhana dn kena banget,semoga bukan hanya hiburan yg bisa diambil oleh penonton dewasa atau anak2 tp juga nilai edukasinya..
    persahabatan? yeahhh!! apalagi yg buat hidup bwarna selain punya kawan sejati,🙂

  2. yup.. itulah point utama dari upin ipin.. yah mungkin lebih karena upin ipin ini sebagai program ramadhan, namun rasa program umum yang tidak menggurui..

    makasih mbak nunu udah mampir di dunia bond chan.. gabung di fanpage dunia bond chan dong.. tunggu request tulisan dari kamu ya..😀

  3. plennd….gu maw tanya neh

    kapan seh awal acara upin dan ipin tayang di MNC tv??

    mohon bantuannya….tanggal-bulan-dan tahunnya tolong kasih taw ya

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s