Review Festival Film Prancis 2011


Ini adalah tulisan lanjutan dari tulisan saya ini Selamat Ulang Tahun Surabaya Part 1 -Penyambutan-.. Di sini saya bakal me review total empat film yang saya tonton di Festival Film Prancis 2011. So, nimati sajian euforia Dunia Bond Chan untuk menyambut hari jadi kota Surabaya..!!!

Ensemble C’Est Trop -Saat perselingkuhan mengorbankan banyak orang-

Inilah film pertama yang saya tonton di hari minggu kemaren.  Menceritakan sebuah keluarga yang super sibuk, sang ayah bekerja kantoran sang ibu bekerja sebagai editor artikel harus didatangi ibu mereka yang tidak kuat menerima perlakuan kurang baik suaminya dan menginap di tempat tersebut.

Masalah pun menjadi pelik ketika sang ibu mulai depresi. Frustasi berkepanjangan membuat dia bertingkah laku bak anak muda. Kesibukan pekerjaan, ditambah ibu yang depresi, serta harus mengorbankan kamar mereka demi ibu yang telah melahirkan mereka menjadi inti masalah dalam film berdurasi 96 menit ini.

Sebuah film komedi pembuka hari minggu saya. Cerita yang unik, sederhana, dan bersinkronasi dalam cara mengocok perut saya pun berhasil dibuat oleh sang sutradara. Sepanjang film obrolan-obrolan cerdas namun lucu membuat film ini tidak bosan untuk diikuti.

Akting para pemain di film ini membuat saya betah berlama-lama menikmati alur yang standard namun tidak tertebak endingnya akan seperti apa. Cerita keluarga Sebastian membuat mulut kita yang sudah tertawa lebar harus mengatup sebentar karena lelahnya mereka merawat ibu mereka yang depresi.

Pendalaman Karakter para pemain sepertinya tidak seberapa dipedulikan. Karena cerita hanya berkutat pada satu hal yang sempit, dan ini menjadi senjata ampuh para sineas prancis menghindari para pencari pendalaman karakter dalam sebuah film.

7,5/10

LA FILLE DU RER -Saat Pertarungan Karakter dibahas Mendalam-

Film kedua dan terakhir yang saya tonton sebagai penutup Festival Film Prancis 2011 ini adalah film yang menurut saya sangat sulit dicerna. Selain subtitle bahasa inggrisnya yang terlalu banyak yang tidak saya mengerti, ceritanya ternyata banyak yang bingung memahaminya.

jeanne hidup bersama ibunya, Louise. Louise mendapat penghasilan dengan mengasuh anak-anak. Jeanne mencari pekerjaan. Suatu hari, Louise memutuskan agar putrinya bekerja untuk Samuel Bleistein, seorang pengacara ternama. Dunia antara Jeanne dan Bleistein berjarak teramat jauh. Meski begitu, mereka akan saling bertemu karena sebuah kebohongan luar biasa  akan dibangun oleh Jeanne. Film ini berkisah tentang kebohongan yang paling mengundang perhatian media massa masa kini. Sumber

jujur, saya ga ngerti mau ngereview apa.. Karena keterbatasan pemahaman saya soal film ini. Bahkan karena ga begitu paham, sampe saya copas sinopsisnya dari website resmi CCCL Surabaya. Jadi maaf, saya hanya bisa memberi poin untuk film ini saja. Maafkan..😦

Point : 6/10

Welcome -The Power of LOVE-

Ini adalah film pertama yang dijadikan pembuka Festival Film Prancis 2011. Diputar di hari Sabtu jam 12, judulnya benar-benar dianggap sebagai film selamat datang untuk para pecinta film Prancis di Surabaya.

Bilal, seorang pemuda 17 tahun telah menjalin asmara dengan seorang wanita yang kini tinggal di inggris. Sulit bagi seorang imigran kurdi sepertinya untuk bisa lepas dari jeratan badan imigrasi prancis, sama sulitnya seperti usahanya untuk bisa berenang melewati laut manche untuk bisa sampai di inggris tempat sang pujaan hati tinggal.

Sebuah film selamat datang yang awesome.. Dari cerita, akting semua terlihat bersih..

Cerita film yang tentang percintaan dan kepercayaan akan kekuatan cinta, diramu dengan tidak menye-menye dan tidak lembek ditengah tubuh lembek sang pemeran utama laki-laki. Nafas pendek yang dipunya Bilal tidak sependek nyalinya untuk bisa membuktikan bahwa cinta yang akan membuatnya bisa lepas dari incaran badan imigrasi.

Ending yang mudah ditebak, nampaknya tidak seberapa terpedulikan oleh penonton kebanyakan karena akting para pemain di film ini juga terhitung bagus. Tak ayal, Bilal yang diperankan oleh Fırat Ayverdi pun diganjar Durban International Film Festival sebagai aktor terbaik mereka untuk tahun 2009.

Saya pribadi menilai, yang bisa memenangkan Firat adalah keberaniannya berenang di laut manche. Sejauh yang saya lihat, nampaknya scene berenang di laut manche itu adalah real.

overall : 8/10

LES ENFANTS DE TIMPELBACH -Pentingnya orang yang menurut kita tidak penting-

Ini adalah film terakhir (yang saya tonton) di hari pertama Festival Film Prancis.

Saat sebuah desa mempunyai banyak bocah yang terlalu parah nakalnya, sekelompok orang tua berpendapat bagaimana kalau mereka kabur sehari penuh, memberikan pelajaran kepada anak mereka bagaimana kalau orang tua mereka pergi.

Namun, rencana sehari harus dilebihkan dikarenakan dalam sebuah perjalanan pulang mereka ditangkap oleh viking sebuah hutan. Alhasil, anak-anak mereka harus hidup tanpa mereka dalam beberapa hari kedepan.

Sebuah film yang kocak.. Film keluarga yang melibatkan banyak anak-anak dengan berbagai karakter digabungkan dalam satu desa untuk hidup tanpa orang tua. Intrik dalam film ini dibuat benar-benar ringan dan khas untuk menunjukkan dunia anak-anak yang sesungguhnya.

Jiwa nakal, sering terprovokasi, dan sering menyesal pada pilihannya pun diperlihatkan dalam film ini. Pantaslah ketika saya membaca sinopsis film ini, saya langsung tertarik dan mencoba mencari tahu agar semakin penasaran dengan film ini.

Akting anak-anak memang tidak pernah berbohong. Di film ini wajah anak-anak banyak di close up guna membuktikan kualitas dari director yang telah berhasil merayu anak-anak di film ini untuk menjadi diri mereka sendiri di film ini, dan enjoy dengan pekerjaan mereka.

point : 8/10

One thought on “Review Festival Film Prancis 2011

  1. Ping-balik: Selamat Ulang Tahun Surabaya Part 1 -Penyambutan- « Dunia Bond Chan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s