Saat bosan review kuliner ternyata (hanya) promosi, saat itulah dia lahir..


Saat ini, yang namanya website berisi review kuliner seakan menjamur seperti lumut di musim hujan. Ramai kita temui media promosi kuliner mulai dari website, di tv, radio, dan banyak media lain. Seakan berlomba-lomba dengan menjamurnya penyedia promosi, marketer kuliner mulai dari kaki lima, hingga restoran bintang lima pun seakan bisa dengan mudah memilih sesuai budget dan kepandaian tim promotor tersebut dalam menjajakan barang dagangan mereka.. Dan secepat kilat, ada yang ramai dan ramai terus ada juga yang ramai namun merasa tertipu..

Sebenarnya dalam dunia review berbayar, melebih-lebihkan sesuatu yang biasa saja demi membangun integritas promosi mereka. Peduli setan dengan pembeli yang nantinya harus rela tertipu dengan rasa, apalagi dengan harga. Ini sudah wajar ada, dan agen promosi itupun juga tahu. Tapi… Tanggung jawab ada di tangan pembaca/penonton. Mereka hanya kepanjangan tangan dari marketer perusahaan kuliner.

Tarif yang relatif banyak pilihan, dengan penyesuaian budget meskipun juga harus berkolerasi dengan jumlah pengunjung nantinya pun nampaknya membuat bisnis review berbayar di bidang kuliner ini begitu menjanjikan.  Cukup bercuap-cuap makanan di sini enak bla bla bla, dengan harga yang murah (tapi ternyata lain) membuat saya tergelitik. Ga ada maksud buat meniru membuat review berbayar seperti yang sudah ada, tapi justru saya tergelitik membuat tandingan dengan kemiripan yang cukup sama..😀

Please welcome  : http://www.gakcumamakan.wordpress.com Sebuah blog kuliner yang berisi tentang review makanan dengan tingkat obyektifitas yang tinggi, tanpa bertujuan mempromosikan secara real. Disana anda bisa mengetahui makanan A ini bagusnya dimana dan jeleknya dimana, begitupun dengan makanan B. Reviewnya pun tidak hanya berkutat dari segi rasa, dari segi penampilan saja. Tapi disitu anda bisa belajar tentang mix and match rasa, dan bisa tahu tentang makanan yang dibahas ini rasanya dibuat dari apa saja. Dan tentunya tentang suasana, tentang kemasan, tentang apapun layaknya review kuliner umumnya.

Sebenarnya sudah lama juga saya pengen buat blog macam ini, dimana ga cuma ngomong tentang bahan yang terlihat saja tapi tentang bahan yang sudah diolah pun disitu juga ada. Dengan dibantu salah seorang teman, saya cukup merasa sukses membuat blog yang (mungkin) membuat panas reviewer bayaran. Walaupun kebanyakan tulisan disana mungkin hanya berbasis di Surabaya, namun akan ada tulisan kuliner di luar Surabaya sekali dua kali.. Kritikan yang membuat panas, dan pujian yang menerbangkan pemilik ke langit ketujuh berada di situ.

Harapan kecil saya sih sebenarnya hanya ingin membuat sebuah review kuliner yang ga membohongi dan bisa menjadi acuan dengan rasa, dan dompet bagi pembacanya.. Dan tentunya memberi edukasi tentang masakan dan tentang bahan masakan kepada pembaca semampu ilmu retorika kuliner saya..😀

 

Salam

 

Bond Chan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s