Menjelang Arthur’s Day 2012 –Ayo Tunjukkan Taringmu Pada Juragan Miras-


Maaf sebelumnya buat yang udah nunggu tulisan minggu ini. Baru bisa diposting sekarang, karena koneksi internet seharian kemarin ga bisa connect melulu. Jadi sekarang baru bisa posting tulisan buat minggu ini. Selamat menikmati…

Arthur’s Day adalah satu perayaan yang digunakan untuk mengenang hari lahirnya sang pembuat bir terkenal asal irlandia Sir Arthur Guinness. Yang tentu saja sesuai namanya, dia adalah pembuat bir paling terkenal hingga hari ini di seluruh dunia : “Guinness”. Perayaan ini dimulai di tahun 2009 yang diselenggarakan di beberapa tempat di seluruh dunia yang antara lain : Dublin, Kuala Lumpur, Lagos, New York, dan Yaounde. Di hari lahir ke 253 tahun ini, Indonesia merayakannya di empat kota berbeda. Surabaya : 31 Oktober 2012, Jakarta : 3 November 2012, Makassar : 6 November 2012, Medan : 8 November 2012.

Siapakah sebenarnya Sir Arthur Guinness ini? Dia adalah pembuat dan penemu dari bir Guinness. Terlahir di tahun 1724/1725 –tidak ada kabar pasti tentang kelahirannya- dan meninggal di tahun 1803. Selain itu ia juga terkenal sebagai seorang entrepreuner, visionary, dan filantropi. Awal karirnya membangun kerajaan salah satu bir terbesar di dunia dimulai ketika ayah baptisnya memberinya uang £100. Dan dari uang itu ia investasikan untuk sebuah tempat pembuatan bir di Leixlip, 17 km dari Dublin. Dia menyewa lahan seluas 16.000 m2 dan pada tahun 1755 dia menyewakannya untuk tempat pembuatan ale. Satu diantara jenis bir.

Arthur’s day yang sudah saya jabarkan diatas sepertinya memang menjadi satu diantara hari istimewa di dunia. Selain sebagai tempat untuk mengenang dan merayakan hari ulang tahun Guinness, menurut salah satu sumber, Arthur’s Day adalah hari dimana kita bisa menikmati Guinness dengan kualitas khusus dengan harga miring. Untuk yang punya uang lebih pun bisa menikmati sajian eksklusif yang sulit ditemukan di tempat lain. Untuk pecinta minuman keras : ini adalah surga!! Clubbers, penikmat minuman keras, dan pencari hiburan dimana mau mereka hangover sampai pagi pun polisi menjamin keamanan mereka adalah di perayaan arthur’s Day tempatnya.

Arthur’s Day di Indonesia dari tahun 2010 yang waktu itu hanya diselenggarakan di Jakarta, hingga tahun ini yang diselenggarakan di empat kota di Indonesia sepertinya memang terasa aman tenteram dan menyenangkan. Tentunya rasa itu dirasakan oleh orang yang ada di Arthur’s Day. Mereka bisa bebas berpesta pora tanpa ada demo, hingga ancaman pembubaran acara dari ormas yang biasanya vokal dengan mirasantika. Saya sendiri dari tahun kemarin ketika pertama mengenal Arthur’s Day yang kebetulan juga pertama kalinya acara ini menyasar kota kelahiran saya –Surabaya- berpikir di mana kah mereka yang biasa mengobrak warung remang-remang, dimana mereka yang serius menjalankan aturan agamanya untuk menolak minuman keras, termasuk di mana mereka yang anti dengan budaya barat karena acara ini jelas merusak budaya asli negeri sendiri??? Dimanakah mereka?? Saya sempatkan mencari via google, tidak ada satupun aksi yang terekam oleh citizen journalism lewat blog atau oleh wartawan.

Saya pun menjadi bertanya-tanya lagi tentang Arthur’s Day ini. Mungkinkah acara ini tak berbahaya jika dibanding kehadiran Hiliary Clinton kemarin? Sampai harus ada demo untuk menolak kedatangannya. Bisa jadi mungkin. Karena Arthur’s Day ini adalah acara konser biasa. Atau mungkin ada hal yang tersembunyi sehingga membuat mereka lupa kalau acara ini adalah untuk mengenang kelahiran salah satu pembuat minuman yang dapat merusak tubuh hingga jiwa seseorang? Dan itu lebih parah dari sekedar kedatangan seorang menlu yang membawa uang beberapa ratus M untuk dipinjamkan sebagai uang pendidikan kepada negara ini. Coba kalau mau berpikir sejenak : lebih untung mana bagi negara ini kedatangan seorang menlu dengan tujuan diplomatik dan memberi bantuan untuk pendidikan atau acara tahunan dengan tiket paling murah Rp 100.000 –pre sale Arthur’s Day di Makassar- yang isinya hanya mabok-mabokan dan mengenang orang yang membuat bir?? Tolong jawab dalam hati masing-masing.

Apa sih pentingnya Arthur’s Day dirayakan di Indonesia? Bahkan harus dirayakan di Empat kota pula. Demi kapitalisme? Mungkin salah satunya. Untuk kali ini saya satu aliran dengan kaum yang benci dengan kaum kapitalisme. Karena acara yang menurut saya sendiri ga ada gunanya ini, selain merusak juga hanya untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya saja. Tanpa ada keuntungan lebih bagi khalayak ramai. Kalau tujuan lain dari Arthur’s Day adalah mendatangkan Creed di Indonesia, kenapa tidak diadakan konser saja tanpa membawa Arthur’s Day? Sekali lagi saya tekankan di sini saya tidak menyetujui adanya Arthur’s Day di Indonesia khususnya Surabaya. Karena jika hal ini diteruskan, perayaan Arthur’s Day akan terus meluas ke banyak kota besar di Indonesia.

Tujuan utama dari tulisan ini adalah sekedar mengingatkan kepada ormas yang selama ini vokal dengan sesuatu yang tidak sesuai syariatnya, untuk bersuara kalau bisa membubarkan hingga memboikot acara ini demi bangsa dan negara ini. Belum terlambat untuk menghentikan acara ini di negeri kita tercinta. Belum terlambat untuk menghentikan juga mengurangi populasi peminum bir di negeri ini dengan memboikot dan memberikan suara negatif untuk acara ini. Dan maaf kalau saya sedikit mengancam, karena seperti yang sudah saya jelaskan diatas bahwa acara ini telah dilaksanakan dua tahun dan tanpa ada suara negatif, jika di tahun ketiga ini tidak ada satupun demo, ancaman boikot, atau minimal bentuk protes dari FPI, HTI, himpunan mahasiswa islam dll saya akan membuat tulisan lanjutan yang serius tentang arthur’s Day ini tepat pada 2 November 2012. Karena saya telah menjabarkan secara jelas tentang acara ini, dan bukan waktunya lagi tutup mata untuk acara besar yang akan merusak Indonesia ini.

Salam

Bond Chan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s