Penonton Proyek Jalan -Bukan Hendak Membuat Kemacetan, Ini Hanya Tentang Kekaguman-


Happy wednesday semua!!! Saya kembali.. maaf banget buat yang udah nunggu tulisan Dunia Bond Chan edisi minggu kemarin harus nunggu sampe hari rabu ini. Karena emang internet saya lagi eror parah, ga ada waktu buat ke warnet pula. So, baru sempat posting tulisan hari ini. Sekali lagi maaf buat yang udah nunggu, dan selamat menikmati tulisan Dunia Bond Chan yang baru.. Untuk edisi minggu ini akan tetep ada di hari Jumat besok. Selamat menikmati..

Sebuah negara pasti terdiri atas dua hal secara geografis : memiliki daratan dan lautan. Setiap daratan pasti disisakan untuk jalan yang jelas menjadi salah satu penopang ekonomi sebuah negara. Karena jika di negara itu jalanannya 70% rusak hingga rusak parah, bisa diartikan sendiri bagaimana keadaan ekonomi negara tersebut. Setiap pembangunan jalan baik itu jalan milik negara, milik kota, hingga milik perumahan pasti menggunakan alat dan kendaraan super berat dan besar untuk memperlancar proyek pembangunan jalan tersebut. Dan hampir semua dari kita jarang melihat alat-alat yang digunakan tersebut. Pernah melihat pun mungkin hanya di TV, di buku, dan sesekali ketika lewat proyek. Tapi tahukah anda bahwa melihat alat-alat tersebut bagi sebagian orang adalah sebuah hiburan????

Setiap kita melewati proyek perbaikan ataupun pembangunan jalan pasti kita melihat ada orang yang menghentikan sepeda motornya guna melihat alat besar untuk yang mengeruk tanah beratus ton setiap harinya tersebut. Dan itu tidak satu dua orang saja, tapi hingga puluhan orang setiap kita lewat. Mengapa mereka melakukan itu? Mereka takjub dengan alat segede itu, mereka takjub dengan kehebatan teknologi, dan mereka anggap menonton itu adalah sebuah hiburan bagi mereka.

Tidak sedikit dari kita yang merasa terganggu dengan kegiatan orang-orang tersebut. karena cukup banyak alasan didalamnya. Mulai mengganggu lalu lintas, hingga masalah anggapan apa yang bisa dilihat dari mesin2 gede itu? Merasa terganggu adalah hak sebenarnya, tapi orang mencari hiburan pun juga hak mereka. Hanya kurang rapi dan sedikit berbahaya, itu adalah kata kunci untuk kasus ini. Karena saya juga setiap hari merasa terganggu dengan keberadaan orang-orang ini. Sekedar informasi, saya setiap hari kuliah lewat jalan yang kabarnya akan menjadi MWRR (Middlle west ring road) Surabaya. Dan jadilah melihat truk besar, dan segala macam yang besar dan berdebu serta orang yang menikmati sambil takjub adalah sarapan saya sebelum sampai kampus. J

Di era serba internet seperti sekarang, tidak semua orang bisa menikmati akses internet semudah menjetikkan jari, semudah mengayunkan telapak jari diatas komputer tablet. Ada banyak orang –termasuk di Surabaya- masih tidak bisa mengakses internet. Dan sudah terlalu lelah untuk belajar dari buku. Disinilah letak yang harus kita lihat lagi sebelum mencela pencari hiburan dadakan yang dinamakan proyek jalan tersebut. Ada orang yang bisa takjub setiap kali melihat excavator mengeruk tanah padahal pada hari itu dia melihat dua kali setiap hari bahkan lebih. Dan masih banyak lagi jenis orang-orang lain. Semua orang itu menganggap sebuah hal yang baru adalah hiburan. Sama halnya dengan anda ga pernah naik pesawat, dan sekali waktu diajak naik pesawat walaupun cuma ke bandung atau jakarta, itu sudah jadi hiburan. So, biarlah mereka menikmati hiburan mereka. Toh kalau yang berderet-deret itu sampai 100m polisi pasti mengusir. Trust me!

Kembali tentang hal yang baru dilihat adalah sebuah hiburan bisa dikaitkan dengan tingkat pengetahuan. Seberapa banyak pengetahuan yang dimiliki seseorang semakin dia tidak mudah menganggap sesuatu sebagai sebuah hiburan. Dan semakin sedikit pengetahuan seseorang, semakin mudah juga seseorang untuk menemukan sesuatu sebagai hiburan. Inti dari tulisan ini hanya satu : jika anda mengeluh hingga mencela orang yang berhenti melihat proyek jalan, beranikan diri anda untuk bertanya “apakah anda tidak pernah melihat alat-alat itu sebelumnya?” dan anda akan sadar ini adalah hiburan mereka. Bukan sebuah kesalahan serius dengan kegiatan mereka tersebut.

Salam

Bond Chan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s