Nominasi Release Terbaik 2012 –Yang Mana Pilihan Anda??-


Track 1 :

Drive By – Train. Listen to the music –Doobie Brothers.

Membandingkan dua track ini adalah salah satu yang tersulit. Yang satu unggul di jeda yang lama sehingga mampu membuat instructur RPM membantu member untuk memperbaiki teknik dalam ber RPM sementara yang satunya lagi mempersiapkan jantung member untuk panas sebelum digasak dengan track yang berat selama 50 menit latihan. Listen to the music memiliki lagu yang nge groove sehingga mampu membuat kita bergoyang , dan Drive by memberi waktu racing yang panjang khas lagu pop anak muda.

Dua lagu pemanasan lain di release yang keluar selama 2012 memang tidak jelek secara kualitas. Tapi juga tidak ada yang menarik dan tidak ada yang istimewa dibanding kedua lagu yang menjadi nominasi ini. Don’t wake me up dan move like jagger memang bagus, tapi mereka jumlah racing atau jeda dua lagu ini tidak terlalu lama jika dibanding dua lagu nominasi ini.

So, mana yang akan menjadi lagu pemanasan terbaik di tahun 2012 ini?? Drive by –train atau listen to the music –doobie brothers?? Tunggu dua minggu lagi.. J

Track 2 :

We found love –Rihana vs Never close our eyes –Adam Lambert

Dua lagu yang sebenarnya kalau boleh saya bandingkan jelas jauh levelnya. We found love dengan racingnya yang panjang dan tambahan aero racing 50 detik di tiap blok membuat lagu ini menurut saya lebih pantas langsung dijadikan jawara sebagai track kedua terbaik di tahun 2012 ini. Namun kalau tidak ada lawan, kesannya saya tidak adil. Tapi kenapa saya pilih never close our eyes dibanding track dua release 56? Silakan baca lagi tulisan saya REVIEW RPM RELEASE 56 -RASAKAN JANTUNG BERLARI SAMPAI PUNCAK-

Tidak terlalu banyak yang bisa saya jadikan bahan untuk mengapa saya memilih dua lagu ini untuk diadu di Release Terbaik 2012. Karena kalau melihat San Fransisco –Fine Tune diulang koreonya oleh never close our eyes tapi ada sedikit pembaruan dengan racing ke dengan duduk lebih ke belakang dan normal racing. Dan track 2 di release 56 hanya mengulang we found love tapi dengan lagu yang menurut banyak maniac RPM yang saya kenal tidak menyukainya.

Merendahkan never close our eyes untuk menjadi track 2 terbaik di tahun 2012 jelas bukan hal yang tepat. Lagu ini memiliki kelebihan di teknik baru dalam racing. Dengan teknik racing posisi duduk lebih mundur, jelas membuat paha belakang kita menjadi lebih bekerja dibanding racing yang biasanya. Ini menjadi sesuatu yang baru. Dan ini adalah kelebihan tersendiri dari track yang penyanyinya barusan konser di bali ini.

Jadi jangan langsung beranggapan we found love akan menang mutlak dengan keunggulan di racing panjangnya. Karena never close our eyes juga punya kelebihan yang mungkin bisa menjadi kejutan. Tunggu jawabannya dua minggu lagi… J

Track 3 :

Run To You (Hands Up Club Mix) vs Laser Light –(Drm vs Dayz Remix Edit)

Di track ketiga persaingan cukup ketat untuk tiga lagu mulai release 54-56. Antara Run To You (Hands Up Club Mix) (Jan Wayne feat. Fab), manian – loco (empyre one remix), dan Electro Driverz – Laserlight (Drm Vs. Dayz Remix Edit). Tiga lagu ini semuanya saya suka, semuanya memiliki koreo yang hampir sama dan khas track ketiga. Tapi mari kita mulai cari keunggulan dan kekurangan dari ketiga lagu ini. Run to you memiliki power climb yang panjang tapi hanya ada dua standing attack. Loco standart track ketiga. Tapi memiliki lagu yang semangat banget. Kekurangannya high level di track ini tidak cukup tinggi dibanding laserlight. So, persaingan track ketiga saya serahkan pada dua lagu : Run To You (Hands Up Club Mix)  vs Laser Light –(Drm vs Dayz Remix Edit)

Run To You (Hands Up Club Mix) ini sebenarnya bisa dikatakan sebagai real track ketiga. Dengan tujuan awal sebagai pemanasan yang sesungguhnya menuju bukit tinggi di track kelima dan ketujuh, memang seharusnya high level resistance yang panjang lebih dibutuhkan. Bukan hanya lagu yang bikin semangat saja tapi putaran resistance belum sampe full sudah dilibas dengan standing attack. Seperti yang sudah saya katakan di awal, bahwa saya suka semua lagu ketiga di release 54-56. Kecuali release 57 yang menurut saya jauh dari kata bagus baik secara musik maupun koreo. J Dan saya memutuskan untuk membattle laser light dan run to you juga bukan keputusan yang mudah. Tapi run to you lebih berhak dibanding loco kalau dari segi tujuan dari RPM itu sendiri.

Laserlight –(Drm vs Dayz Remix Edit) sudah saya bahas panjang lebar di review RPM Release 56. Jadi saya tidak akan ulang lagi di sini. Tapi saya akan memberi sedikit perhitungan saya tentang apa senjata laserlight untuk bisa jadi juara tahun ini. Pertama. Lagu ini memiliki jeda untuk improvisasi yang terdapat di beberapa bagian kalau anda benar-benar RPM maniac. Jadi di beberapa bagian bisa menaikkan level dari yang seharusnya medium level climb menjadi high level climb. Dan menurut perhitungan saya ada di tiap blok. Serunya lagi, di awal track –saya lebih suka menyebut sebagai blok prolog karena tidak masuk dalam hitungan 3 blok di track ini- pun sudah bisa kalau memang paham dengan lagu ini. Cukup sulit menemukan itu di release lain.

Melihat persaingan track 3 ini seperti melihat persaingan climbing panjang di tiap blok dan musik dari kedua lagu yang enak. Cukup sulit menentukan yang mana. Tapi yang jelas, dua minggu lagi hanya ada satu lagu yang pantas untuk masuk dalam track 3 release terbaik 2012.

Track 4 :

Charlie Brown –Coldplay vs Anna Sun –Walk The Moon

Track ke empat ini sebenarnya yang masuk ada : every teardrop is waterfall –coldplay , good feeling –flo rida, charlie brown –coldplay, anna sun –walk the moon. Cukup susah menentukan mana yang pantas masuk untuk diduelkan. Karena FYI, tiga lagu dari empat yang masuk memiliki keunikan masing-masing. Ga percaya? Every teardrop is waterfall memiliki keunikan dari segi nyamannya lagu setelah menghadapi track ketiga dengan heart rate sudah hampir mencapai puncak. Pasti kerasa damai, enak, dan –kalau saya sendiri- otot kaki mendadak adem. Keunikan lain, buat instruktur baru lagu ini punya beberapa jebakan. Charlie brown –coldplay memiliki keunikan racing super pendek di tiap blok dan ride easy yang lebih panjang serta tidak ada easy climb layaknya track empat pada umumnya. Dan recovery di akhir yang panjang salah satu hal yang menyenangkan. Anna sun –walk the moon memiliki keunikan di waktu easy climb ada dua opsi. Racing climb atau easy climb seperti awal. Racing climb sejauh yang saya tahu tidak saya temukan di track empat yang lain. Bahkan di track ke empat tersulit sepanjang masa : kings and queen juga hanya easy climb, tapi hard option diberi di waktu racing dengan resistance climb.

Kenapa saya memilih charlie brown vs anna sun?? Lebih karena saya menilai dua lagu ini memiliki keunikan dan di dua lagu ini heart rate bisa dipermainkan. Sekali lagi harus saya katakan seperti di track lain, di track empat ini juga susah sekali untuk menilai mana yang lebih pantas menang. Karena levelnya yang berbeda jauh. Charlie brown dengan track menjaga heart rate dan stamina yang diunggulkan dan anna sun dengan menurunkan heart rate perlahannya jelas bukannya bisa untuk dibandingkan. Tapi mau bagaimana lagi? Daripada saya harus membandingkan charlie brown dengan every teardrop is a waterfall atau anna sun dengan good feeling jelas kesalahan besar.

Jadi beri saya waktu untuk menentukan mana yang paling pantas sebagai track empat terbaik di 2012 ini tentunya dengan kriteria yang jelas di dua minggu lagi. Karena untuk saat ini saya sulit menentukan kriteria apa yang akan saya pakai untuk lebih mengunggulkan satu diantara dua lagu ini. J

Track 5 :

Run With The Wolves –The Prodigy vs Scary Monsters And Nice Sprites (Dirtyphonics Remix) (Skrillex)

Persaingan di track kelima jelas hanya berkutat di dua release awal tahun 2012 saja. Yaitu release 54 dan release 55. Antara run with the wolves vs Scary monsters and nice sprites. Kalau anda RPM maniac pasti ga akan menolak jika saya memasukkan dua track interval training terberat dan terbaik di tahun 2012 ini.

Run with the wolves dengan enam bloknya yang berisi tiga interval training climbing medium level dan power climb masing-masing 5 detik diulang 4 kali dan tiga blok power climb 30 detik diulang kali ini menurut saya adalah jawara interval training. Lagunya yang enak dan koreo yang bervariasi membuat track ini selalu jadi favorit request saya dan ga pernah bosan untuk request lagu ini ke instruktur RPM. Kekurangan dari run with the wolves menurut saya hanya satu : kurang dua blok lagi. Harusnya dibuat 8 blok. Biar hancur sekalian lemak di badan.. Ada yang setuju?? *kabur

Scary monster and nice sprites adalah salah satu lagu yang paling ditakuti oleh semua maniac RPM. Mulai dari instruktur hingga member. Semua yang saya kenal langsung ciut nyali dan sudah teriak ketakutan ketika intronya terdengar. Ya, bayangkan saja koreonya saja climb medium level 3kali , power climb medium level : 4 kali, power climb high level : 1 kali (opsi lain bisa 2), climb high level : 3kali , standing attack : 2kali, ride easy : 2 kali. Ride easy 2 kali dan opsi lain bisa menjadi tiga kali jelas bikin keder. Bedanya dengan run with the wolves, di track ini high level bisa menyentuh batas paling atas dari high level resistance. Atau bahasa gampangnya sampe resistance terkunci dan kita harus melawannya dengan standing attack 2 kali. J

Membandingkan dua lagu ini adalah hal yang wajar. Karena kedua lagu ini memang pantas untuk disaingkan. Bahkan bisa membuat saya menutup mata dengan keberadaan crush on you release 56 yang kalau sebelum RPM badan sudah agak capek dengan kerjaan akan berasa seperti scary monster versi KW atau spitfire release 57 yang mungkin mirip dengan track lima yang lain dengan permainan resistance hanya mencapai pertengahan high level. So, kalau saya tidak menominasikan dua lagu ini untuk jadi track interval training terbaik tahun 2012 jelas akan banyak yang menganggap saya hanya maniac RPM amatir.

Satu yang saya takutkan dua minggu lagi ketika harus menentukan mana yang lebih baik antara run with the wolves dan scary monster and nice sprites dan ternyata kriteria saya memenangkan satu diantara dua lagu ini tidak begitu kuat, akan berakibat saya dianggap seorang maniac amatir. But saya akan mencoba dengerin dengan serius, belajar lagi tentang koreo, saya akan bener-bener merasakan dan menentukan mana yang akan menang dalam pertarungan monster melawan serigala ini.😀

Track 6 :

Moguai – Ya Mama (Push The Tempo) (Moguai Remix) vs Just Be (Antillas Club Mix) (Tiesto feat. Kirsty Hawkshaw)

Pertarungan dua track ini sebenarnya mengakomodir dua kepentingan berbeda dari maniac RPM di manapun berada. Yang cenderung suka ketika track ke enam dibuat untuk ajang racing dengan lagu yang sedikit soft di telinga jadi bisa fokus power kaki dan jantung pasti jatuhnya ke just be. Tapi buat yang suka racing sambil lagu super rancak yang bisa sekalian menghibur jiwa pasti lebih suka dengan Ya mama (push the tempo). Benar aja apa bener banget???

Untuk yang ciri pertama memang saya agak bingung menentukan just be atau pressure (release 57). Karena dua lagu ini sama-sama soft, tapi racingnya juga panjang, walaupun aero racingnya lebih panjang just be. Tapi kelebihan dari lagu pertama lebih soft aja di telinga saya dan beberapa orang yang sempat saya tanyakan. Jadi, saya putuskan untuk menduelkan Ya mama (push the tempo) vs just be. Semoga bisa diterima ya.. J

Ya mama push the tempo sudah saya bahas panjang lebar mulai kore hingga dasar atau maksud dari pembuatan koreo di track ini yang buat mereka yang amatir bisa mendadak kapok dengan RPM di review RPM release 56. Silakan dibaca. J Saya hanya ingin sedikit membahas tentang daya magis yang saya sendiri rasakan ketika bermain-main dengan track yang lebih dikenal dengan push the tempo ini. Push the tempo dengan beat yang tinggi, dan suara penyanyi yang super semangat memberi daya magis tersendiri pada pikiran saya ketika racing. Ditambah sedikit motivasi dari instruktur jelas langsung membuat power keluar 100% untuk track ke enam yang keluar di release 56 ini. Dan daya magis yang mampu membuat pendengarnya begitu menikmati tiap ketukan beat nya ini yang susah ditemukan di track enam release lain. Belum lagi ada beberapa jeda perpindahan tangan dari racing ke aero racing yang diikuti oleh ketukan beat yang selalu dikenali oleh penikmat RPM membuat semangat ketika aero racing yang (biasanya) agak kendor mendadak lebih tinggi bahkan stabil seperti ketika sebelum perpindahan. Top markotop untuk push the tempo!!!!!!

Bagaimana dengan just be?? Ini adalah penjabarannya : ride easy 1 minute, racing 50 s, ride easy 1 minute,  racing 50 s, aero 15 s, ride easy,  racing 1 minute, aero 15 s. Sebenarnya terhitung enteng jika dibanding push the tempo. Tapi seperti yang sudah saya katakan di prolog untuk track enam ini, bahwa dua lagu yang jadikan nominasi ini mengakomodir dua selera maniac RPM. So, walaupun enteng tapi kalau yang sukanya dengan lagu yang tidak terlalu berisik bisa membuat power mereka keluar 100% di track ini itu adalah tujuan akhirnya.

Susah menentukan mana yang terbaik kalau begini. Karena ini masalah selera. Tapi sedikit bocoran untuk hasil dua minggu lagi, secara keseluruhan lagu di release terbaik 2012 ini ada satu garis lurusnya yang masih saya rahasiakan sampai waktunya saya launching. Jadi, masalah selera yang berbeda di track enam ini semoga tidak terlalu mengganggu saya menentukan lagu mana yang pantas untuk masuk dalam release terbaik 2012.

Track 7 :

Swedish House Mafia – Greyhound (Original Mix) vs Hold Me Tonight (Empyre One Remix) (Manian)

Yaaakkkkk.. Saatnya kita masuk ke track puncak dari satu sesi RPM. Track 7. Kali ini kalau boleh saya cerita, sebenarnya saya jatuh cinta dengan dua lagu di release 55 dan 56. Tapi setelah saya dengarkan ulang, saya kroscek koreonya, saya rasakan tingkat kesulitannya, saya harus legawa untuk tidak membuat pertarungan antara dua lagu yang membuat saya falling in love at first listen.. #tttssaaahhh Karena memang dua lagu favorit saya itu koreo nya masih kalah ganas dibanding dua lagu yang menjadi nominasi kali ini. Ya sudahlah.. Obyektif harus menjadi penilaian disini, betul??

Mari kita bahas satu-satu tentang dua nominasi track 7 terbaik di tahun 2012 ini. Hold me tonight (Empyre One Remix) (Manian) ini berisi 2 blok dan 1 kali standing recovery. 2 ride easy, 3 climb medium level,

2 climb high level,2 power climb, 2 standing attack. Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan will i ever release 55 atau apollo road release 56, tapi yang membedakan di lagu ini adalah kita dipaksa untuk back power sebelum turun ke power climb. Dan sepengetahuan saya lamanya power back ini sekitar 15 detik. Salah satu koreo favorit ibu-ibu dan cewek yang mau nikah, karena bisa mengencangkan pantat dengan lebih dari power climb. Ini yang tidak ada di dua track yang gagal masuk nominasi. Walaupun ada kekurangannya di standing recovery toh itu layak mengingat hold me tonight durasinya lebih panjang dari will i ever atau apollo road.

Greyhound Swedish House Mafia. Salah satu track yang menurut saya lumayan menguras stamina dan salah satu yang terberat. Mau tahu koreo aslinya?? climb medium level : 2 ride easy : 2 climb high level : 3. power climb : 3. Dan yang unik, ada dua kali power climb di high level resistance. Yang pertama hanya opsi, yang kedua harus dijalani. Inilah koreo paling sakit di tahun 2012. Kenapa paling sakit?? Buat yang sudah punya release 57 lengkap, coba cek lagi semua koreonya. Seberapa berat sih koreonya?? Dan tahu-tahu kita disodori track 7 yang sedemikian ini. Jelas seperti tidak ada persiapan kaki kalau menurut saya. Tapi, kata salah satu instruktur yang saya kenal justru di track 7 inilah misi utama dari release 57 terlihat. Sudah benar atau belum posisi kita dari track 1-6. Sudahkah kita mengikuti arahan dari instruktur untuk release 57?? Karena memang release 57 ini adalah release dengan misi yang cukup baru. Saya lupa istilahnya apa, tapi yang jelas di release ini lebih mengutamakan posisi badan yang tepat berada di tengah. Dan harus fokus untuk itu. Kalau salah, ya hancurlah di track ke tujuh ini. Untuk lebih jelasnya, akan saya bahas di review release 57 nanti. J

Overall, saya suka sama nominasi track tujuh ini, walaupun harus dengan legawa hati seperti yang saya katakan di awal. Tapi saya suka karena ada keunikan tersendiri dan membutuhkan power yang lebih untuk menghadapi lagu di dua nominasi ini.

Yakkk.. Selesai sudah saya membuat daftar nominasi Release Terbaik 2012. Dan buat yang penasaran, lagu manakah yang akan menjadi release terbaik 2012 versi Dunia Bond Chan, tunggu postingan saya tanggal 18 Januari 2012. Buat yang mau memvoting nominasinya, silakan kirim via email di dpamber@yahoo.com atau langsung posting di komentar. Selamat menunggu dan tetap sehat with RPM!!!!

Salam

Bond Chan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s